Mahasiswa se-DIY Kompak Kecam Pembubaran Diskusi di GIK UGM

Rabu 17-06-2026,19:52 WIB
Reporter : Moh Purwadi
Editor : M. Ichsan

Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa lintas kampus se-DIY menunggu keberanian perwakilan pemerintah untuk kembali hadir dalam forum dialog yang terbuka dan substantif di Yogyakarta.

BACA JUGA:Keren! MAN IC OKI Borong 15 Medali International Applied Biology Olympiad 2026

"Kami menunggu keberanian perwakilan pemerintah untuk berdialog kembali secara konstruktif dan solutif di Yogyakarta. Dialog yang terbuka merupakan cara terbaik untuk menjembatani perbedaan pandangan dan memperkuat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat," lanjutnya.

ia juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat agar menghormati perbedaan pandangan dan mengedepankan dialog sebagai jalan penyelesaian. 

Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi.

"Perbedaan pandangan seharusnya disikapi melalui diskusi yang argumentatif, terbuka, dan beradab. Bukan dengan intimidasi, ancaman, maupun tindakan pembubaran kegiatan. Demokrasi yang sehat tumbuh dari penghormatan terhadap kebebasan berekspresi dan kebebasan menyampaikan pendapat," ungkapnya.

BACA JUGA:Dekan FISIP Unas Buru Oknum Pencatut Nama dan Atribut Kampus yang Ikutan BEM Bersatu

Perwakilan mahasiswa lintas kampus se-DIY berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga ruang-ruang dialog publik agar tetap terbuka, aman, dan inklusif bagi semua kalangan.

"Demokrasi yang sehat hanya dapat tumbuh melalui penghormatan terhadap kebebasan berekspresi, kebebasan berkumpul, dan kebebasan menyampaikan pendapat secara damai. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk menjaga ruang dialog publik agar tetap terbuka, aman, dan inklusif bagi semua warga negara," pungkasnya.

Kategori :