Terungkap! iPhone 18 Reguler dan iPhone 18e Bakal Pakai RAM 9GB, Begini Bocorannya

Senin 29-06-2026,06:49 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

JAKARTA, DISWAY.ID - Apple kabarnya telah menyiapkan strategi baru untuk lini iPhone 18 yang diproyeksikan meluncur pada 2027.

Informasi terbaru dari analis TF International Securities, Ming-Chi Kuo mengungkap sejumlah perubahan yang akan diterapkan Apple pada model reguler maupun versi yang lebih terjangkau.

Kalau dilihat dari laporan terbarunya itu, Kuo menyebut Apple lagi berusaha semaksimal mungkin menjaga keseimbangan antara performa, fitur kecerdasan buatan (AI), dan efisiensi biaya produksi.

BACA JUGA:Bocoran iPhone 18: Siri AI Lebih Canggih, Dynamic Island Berubah dan Fitur Premium Hadir di Model Reguler

iPhone 18 dan iPhone 18e Pakai RAM 9GB?

Menurut Ming-Chi Kuo, iPhone 18 reguler serta model ekonomis yang sementara disebut iPhone 18e akan dibekali RAM 9GB.

Model iPhone 18e diperkirakan meluncur sekitar Maret hingga April 2027, sementara iPhone 18 reguler akan hadir dalam jadwal peluncuran utama Apple.

Kapasitas RAM tersebut meningkat dari 8GB yang disebut-sebut akan digunakan pada model dasar iPhone 17.

Konfigurasi memori baru ini kabarnya terdiri dari enam modul 1,5GB yang dipadukan dengan chipset terbaru Apple A20.

Sebelumnya sempat beredar rumor bahwa Apple akan meningkatkan RAM hingga 12GB pada seluruh lini iPhone 18.

Akan tetapi, berdasarkan informasi terbaru, rencana tersebut kemungkinan dibatalkan karena pertimbangan biaya produksi serta keterbatasan pasokan komponen.

Langkah ini juga disebut sebagai strategi Apple agar harga model reguler tetap kompetitif tanpa mengorbankan pengalaman penggunaan sehari-hari.

BACA JUGA:Panduan Cek iPhone Original dan Bekas Sebelum Membeli, Dijamin Lebih Aman!

Chip A20 2nm Diklaim Lebih Cepat dan Hemat Daya


iPhone 18 Reguler Berpotensi Dapat Semua Fitur Siri AI---Macworld

Selain peningkatan RAM, Apple juga dikabarkan akan menghadirkan chipset generasi baru A20 yang diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 2 nanometer (2nm) milik TSMC.

Proses manufaktur terbaru tersebut diyakini mampu memberikan peningkatan performa CPU sekitar 15 persen dibandingkan pendahulunya, sekaligus meningkatkan efisiensi daya hingga 30 persen.

Kategori :