JAKARTA, DISWAY.ID - Sosok Bima Dewanto, alumnus LPDPD mendadak jadi sorotan publik setelah muncul dugaan yang menyebutnya menikah sesama jenis di Belanda.
Tidak hanya itu, alumnus penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) diklaim tidak berkontribusi sebagaimana peraturan yang berlaku.
Bima Dewanto, alumnus LPDPD yang merupakan seorang creative designer disebut pindah ke Belanda untuk melanjutkan kariernya setelah bekerja di Singapura.
Informasi tersebut pertama kali dibagikan oleh akun Threads @randy_sudarminto pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Dalam unggahannya, Randy mengunggah potret Bima bersama seorang pria bule sama-sama mengenakan jas dengan aksesoris bunga (boutonniere).
"Alumni LPDP, Bima Dewanto (UK) yang menikah dengan bule di Belanda minggu lalu. Congrats warga konoha yang kebagian dosanya karena dengan uang pajak kalian, dy bertemu suami pelanginya. DYI dy juga gak kontribusi," tulis akun @randy_sudarminto, dikutip Disway.id Minggu, 5 Juli 2026.
Profil dan Riwayat Pendidikan Bima Dewanto Alumni LPDP
Tidak banyak informasi mengenai Bima Dewanto. Terlebih LinkedIn pribadinya tidak bisa diakses.
Melansir dari kanal YouTube UofG School of Social & Political Sciences yang diunggah pada tahun 2024, Bima Dewanto merupakan alumnus S2 Media, Culture, & Society di University of Glasgow.
Bima melanjutkan pendidikannya sebagai penerima beasiswa LPDP 2021.
BACA JUGA:Sosok Alumni LPDP yang Menikah Sesama Jenis di Belanda Jadi Sorotan Netizen: Gak Ikhlas Banget
University of Glasgow berlokasi di Kota Glasgow, Skotlandia, United Kingdom (UK) yang dikenal sebagai universitas riset publik bergengsi.
Kampus Bima menjadi universitas tertua keempat berbahasa Inggris di dunia.
Bima melanjutkan program Magister (MSc) di Media, Culture & Society selama satu tahun yang berfokus mengeksplorasi bagaimana media membentuk budaya dan masyarakat kontemporer.
Programnya membahas isu-isu mendesak, seperti politik identitas, kapitalisme pengawasan, hingga misinformasi.