TANGERANG, DISWAY.ID-- Kebakaran di tempat pembuangan akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, hingga saat ini belum padam. Memasuki hari ke-7 sejak kebakaran terjadi pada 30 Juni 2026 ini, masih terdapat sejumlah titik api.
Sebanyak 7 unit mobil Damkar terus berjibaku memadamkan api di sejumlah titik kebakaran. "Ada 7 unit (Damkar) yang melakukan pemadaman. Sampai tadi pagi masih ada 3 sampai 4 titik api," kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik kepada awak media, Senin, 6 Juli 2026.
Ia bilang, personil gabungan yang disiagakan pun terdiri dari 138 orang. Bukan hanya dari Damkar, tapi juga melibatkan BNPB, TNI/Polri, Manggala Agni Kementerian LH, dan lainnya.
BACA JUGA:Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Sepenuhnya Padam, Bupati Tangerang Sebut Kasus ISPA Menurun
"Awalnya itu ada sampai 12 titik api, saat ini tinggal 4. Petugas masih tetap stanby," ungkapnya.
Tak berhenti di situ, kata Taufik, pemadaman juga masih dilakukan melalui udara dengan melibatkan helikopter water bombing milik BNPB.
Terpisah, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat memastikan, sebanyak 70 persen dari total luas TPA Jatiwaringin, saat ini sudah tinggal 3,6 persen lagi yang terbakar.
"Tadi presentasi dari teman-teman di lapangan, tadinya sekitar 70 persen, daerah ini membara," kata Jumhur.
"Kemudian secara bertahap, kerja keras dimatikan, diberi air dari bawah, disuntik ke bawah, dari atas helikopter jalan terus, pemadam kebakaran dan sebagainya, maka sekarang tinggal 3,6 persen," sambungnya.
Dia pun berharap, hari ini Senin, 6 Juli 2026, diperkirakan api sudah padam. Sembari berdoa, semoga kawasan tersebut diguyur hujan.
Terpenting, Jumhur meminta kepada seluruh Walikota dan Bupati khususnya yang bertanggung jawab urusan sampah, agar rutin datangi TPA-TPA yang ada di wilayahnya. Demikian penting menjadi perhatian sekaligus untuk memastikan persiapan menghadapi kemarau panjang ini.
"Jangan lagi ada orang yang merokok misalnya di sekitar TPA. Pastikan pemadam kebakaran didekatkan ke situ, pastikan ada sumber air, karena ada pemadam kebakaran kalau tidak ada sumber air juga percuma," tutup Jumhur.