Pernyataan Prabowo Soal 'Bajingan' Jadi Sorotan, Presiden: Boleh Ngomong Begitu Enggak?

Minggu 12-07-2026,20:34 WIB
Reporter : Anisha Aprilia
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan meski memiliki latar belakang politik yang berbeda.

Menurutnya, setiap partai politik memiliki kader-kader patriot, namun juga diisi oleh oknum yang tidak baik.

BACA JUGA:Mahfud MD: Febrie Adriansyah Bisa Dijatuhi Hukuman Mati, Ini Dasar Hukumnya!

"Kita ini satu keluarga apa pun latar belakang kita, apa pun suku kita, apa pun partai kita. Semua partai banyak patriot dan semua partai banyak bajingannya juga," kata Prabowo yang disambut tepuk tangan dan tawa hadirin peserta hari Koperasi di GBK, Minggu, 12 Juli 2026.

Usai melontarkan pernyataan tersebut, Prabowo sempat berkelakar mengenai penggunaan kata "bajingan". Ia bahkan bertanya kepada Menteri Pendidikan apakah seorang presiden boleh mengucapkan kata tersebut.

"Presiden boleh ngomong bajingan boleh nggak? Nggak, aku nggak tanya kalian, aku tanya Menteri Pendidikan ini gimana? Boleh nggak?" ujarnya disambut tawa.

BACA JUGA:Lirik Lagu Sementara - Barasuara dan Maknanya, Ajak Pendengar Maknai Kegagalan sebagai Arah Baru

Prabowo kemudian menjelaskan istilah itu merupakan ungkapan yang biasa digunakannya sebagai orang Betawi.

"Ini kan tidak termasuk kasar karena bajingan ya bajingan gitu. Bahasa apa itu bajingan? Bahasa Betawi? Memang saya lahir di Betawi, jadi maaf kalau saya semangat kata-kata Betawi keluar. Sorry ye," ungkapnya.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu, 12 Juli 2026. 

Mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", acara tersebut menjadi momentum memperkuat peran koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

BACA JUGA:Cegah Mafia Tanah Normalisasi Ciliwung, Pramono Dirikan Posko Aduan di Cawang

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan doa oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bambang Haryadi yang menyampaikan bahwa Hari Koperasi Nasional ke-79 menjadi tonggak kebangkitan gerakan koperasi setelah selama hampir tiga dekade dinilai belum memperoleh perhatian yang sepadan sesuai amanat konstitusi.

"Hari Koperasi Nasional ke-79 ini menjadi momentum bangkitnya gerakan koperasi di Indonesia kita. Dan kita yakin di bawah kepemimpinan Bapak Presiden, koperasi akan menjadi salah satu pilar utama penggerak rakyat Indonesia," ujar Bambang.

Kategori :