Rapat koordinasi besar berikutnya dijadwalkan berlangsung dua pekan mendatang, sedangkan koordinasi teknis antarbidang dilakukan setiap hari secara langsung maupun virtual.
“Banyak dukungan yang kami terima. Ini menjadi modal penting agar Muktamar Ke-35 NU berlangsung sukses, tertib, membawa kegembiraan, sekaligus keberkahan bagi seluruh warga Nahdliyin,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris SC Muktamar Ke-35 NU Prof. Mohammad Nuh mengatakan, pelaksanaan muktamar di Tambakberas memiliki makna khusus karena menjadi momentum bagi NU yang telah berusia satu abad untuk kembali bersilaturahmi kepada para muassis atau pendiri.
“Sudah 100 tahun, sekarang kita kembali kepada muassis. Karena lokasi muktamar berada di Tambakberas, ini sekaligus menjadi momentum untuk bersilaturahmi kepada para muassis,” kata Prof. Nuh.
Menurut dia, penghormatan kepada para muassis harus diwujudkan melalui pelaksanaan muktamar yang sejuk, gembira, berkualitas, dan bermartabat.
“Kita semua sayang kepada orang tua. Bagi orang tua, yang tidak disukai adalah ketika anak-anaknya bertengkar. Karena itu, muktamar di tempat para muassis ini harus berlangsung gembira dan sejuk,” ujarnya.
Prof. Nuh berharap seluruh peserta menjaga suasana persaudaraan selama muktamar tanpa mengurangi kualitas pembahasan dan keputusan organisasi.
“Suasana muktamar harus sesejuk mungkin. Muktamar harus berkualitas, bermartabat, menyenangkan, dan guyub,” katanya.
Ia juga mengapresiasi keluarga besar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas dan seluruh panitia lokal yang dinilai memiliki semangat besar dalam mempersiapkan pelaksanaan muktamar.
BACA JUGA:Hong Kong Salip Singapura, Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II-2026
“Kami dari SC mengapresiasi keluarga besar Bahrul Ulum. Semangat panitia luar biasa. Dengan kebersamaan ini, insyaallah muktamar dapat berjalan dengan baik,” kata dia.