Kemudian, lanjut Surahno, ada pilar kedua yang harus di jalan. Yakni, pelatihan guna membangun kedisiplinan tinggi, ketangguhan fisik, dan penguasaan teknis kepaskibrakaan.
"Pembinaan tersebut kemudian disempurnakan oleh pilar ketiga, yakni Pengasuhan untuk menanamkan nilai etika, tanggung jawab pribadi, serta karakter luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Pemusatan latihan ini diharapkan menjadi kawah candradimuka yang akan melahirkan penggerak pembangunan nasional di berbagai sektor strategis masa depan.
BACA JUGA:Riwayat Pendidikan Bianca Lantang, Dara Cantik Tomohon Sang Pembawa Baki Paskibraka Nasional 2025
Mulai dari birokrasi pemerintahan, TNI, Polri, penegak hukum, korps diplomatik, akademisi, hingga wirausaha.
Tugas para Paskibraka ini dipastikan tidak berakhir pasca upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera Pusaka pada 17 Agustus 2026.
Sesuai amanat Peraturan BPIP, setelah menyelesaikan tugas kenegaraan dan mengikuti penugasan pada Hari Lahir Pancasila tahun berikutnya, mereka akan ditetapkan sebagai Purnapaskibraka Duta Pancasila yang aktif bergerak membumikan Pancasila di tengah masyarakat.