JAKARTA, DISWAY.ID - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., ke SMA/SMK Triguna UIN Jakarta dan Madrasah Pembangunan UIN Jakarta, Kamis 16 Juli 2026.
Kehadiran Menteri Agama dinilai menjadi wujud dukungan terhadap penguatan kualitas pendidikan sekaligus pelaksanaan kebijakan integrasi satuan pendidikan di lingkungan UIN Jakarta.
Dalam agenda tersebut, Menteri Agama didampingi Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., bersama jajaran pimpinan universitas.
Rangkaian kunjungan diawali di SMA/SMK Triguna UIN Jakarta sekitar pukul 12.45 WIB. Kehadiran Menteri Agama disambut antusias oleh para siswa, guru, tenaga kependidikan, serta karyawan sekolah.
Pada kesempatan itu, Nasaruddin Umar meninjau langsung kondisi sekolah sekaligus berdiskusi mengenai pengelolaan aset, pengembangan sarana dan prasarana, serta berbagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan agar mampu melahirkan lulusan yang unggul dan memiliki daya saing tinggi.
Selain berdialog dengan pihak sekolah, Menteri Agama juga melihat secara langsung aktivitas belajar mengajar yang berlangsung di lingkungan SMA/SMK Triguna UIN Jakarta. Di sela kunjungannya, ia menyempatkan diri berfoto bersama para guru dan tenaga kependidikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan.
Usai mengunjungi SMA/SMK Triguna, Menteri Agama melanjutkan agenda ke Madrasah Pembangunan UIN Jakarta sekitar pukul 13.30 WIB. Kedatangannya kembali disambut hangat oleh para guru, tenaga kependidikan, karyawan, dan peserta didik.
Dalam arahannya, Nasaruddin Umar mendorong Madrasah Pembangunan UIN Jakarta untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat inovasi pembelajaran, serta menjaga daya saing di tengah perkembangan dunia pendidikan yang semakin kompetitif.
Ia juga meninjau berbagai fasilitas pendidikan serta menyaksikan secara langsung proses belajar mengajar yang berlangsung dengan baik. Kunjungan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama para tenaga pendidik sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi seluruh sivitas sekolah.
Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, menilai kunjungan Menteri Agama memiliki arti penting bagi keberlangsungan proses integrasi satuan pendidikan yang sedang dijalankan UIN Jakarta.
Menurutnya, kehadiran Menteri Agama menjadi dukungan moral yang memberikan semangat bagi seluruh sivitas akademika dalam memperkuat tata kelola pendidikan di lingkungan kampus.
"Kehadiran Bapak Menteri Agama memberikan semangat dan dukungan moral yang sangat berarti bagi seluruh sivitas akademika. Kehadiran beliau menunjukkan komitmen Kementerian Agama dalam mendukung penguatan tata kelola dan pengembangan satuan pendidikan di bawah UIN Jakarta sehingga proses integrasi dapat berjalan secara optimal," ujar Alwanih.
Lebih lanjut, Alwanih menegaskan bahwa proses integrasi satuan pendidikan di lingkungan UIN Jakarta tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak bergantung pada satu putusan pengadilan.
Ia menjelaskan bahwa putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang berkaitan dengan perkara tersebut hingga kini belum berkekuatan hukum tetap (inkracht) serta hanya berlaku terhadap Yayasan Ketilang Insan Mandiri sebagai pihak yang berperkara.
Sementara itu, gugatan yang sebelumnya diajukan oleh Yayasan Syarif Hidayatullah dan Yayasan Triguna telah resmi dicabut. Pencabutan tersebut juga telah memperoleh persetujuan dari majelis hakim PTUN, sehingga proses integrasi tetap memiliki dasar hukum dan administrasi yang kuat.