JAKARTA, DISWAY.ID – Bagi Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), kepercayaan dari para pemangku kepentingan menjadi modal yang sangat penting untuk memastikan setiap langkah transformasi berjalan dengan baik. Ini juga menjadi pendorong dalam mewujudkan ketahanan energi nasional.
Kepercayaan tersebut lahir dari komunikasi yang terbuka, kolaborasi yang erat, serta komitmen untuk terus menghadirkan nilai bagi seluruh stakeholder. Komitmen tersebut tercermin dalam hasil Stakeholder Satisfaction Index (SSI) 2026 yang diselenggarakan oleh Katadata Insight Center (KIC). Survei ini untuk mengukur tingkat kepuasan stakeholder terhadap pengelolaan hubungan yang dilakukan Pertamina NRE.
Berdasarkan hasil survei tersebut, Pertamina NRE mencatatkan peningkatan skor menjadi 4,30 pada skala lima atau berada dalam kategori Baik, meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar 4,15.
BACA JUGA:Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Luncurkan 10 Buku di Usia 50 Tahun, Prabowo Jadi Saksi
BACA JUGA:Calon Gubernur BI Masih Rahasia, Prabowo Pertimbangkan Banyak Nama Sebelum Terbitkan Surpres
Pengukuran SSI dilakukan melalui pendekatan mixed methods yang mengombinasikan survei kuantitatif atas stakeholder yang berinteraksi dengan Pertamina NRE sepanjang 2025, wawancara mendalam, serta analisis benchmarking. Melalui pendekatan tersebut, perusahaan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai tingkat kepuasan, harapan, hingga kualitas hubungan yang telah terjalin dengan berbagai stakeholder.
Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati mengatakan bahwa peningkatan indeks tersebut menjadi refleksi dari komitmen perusahaan dalam membangun hubungan yang berlandaskan kepercayaan dan kolaborasi. "Kepercayaan stakeholder merupakan fondasi penting bagi Pertamina NRE dalam menjalankan perannya sebagai pengembang energi baru dan terbarukan.
Survei kepuasan stakeholder untuk Pertamina NRE meningkat-Dokumentasi Pertamina NRE-
Peningkatan Stakeholder Satisfaction Index pada tahun ini menjadi cerminan bahwa upaya kami dalam membangun komunikasi yang terbuka, responsif, dan kolaboratif telah memberikan dampak positif. Apresiasi ini kami maknai sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas hubungan dengan seluruh pemangku kepentingan," ujar Sri.
Selain mencatat peningkatan tingkat kepuasan, hasil survei juga menunjukkan Net Promoter Score (NPS) Pertamina NRE mencapai +53,7. NPS merupakan indikator yang mengukur tingkat loyalitas dan dukungan stakeholder terhadap suatu organisasi, termasuk sejauh mana mereka bersedia merekomendasikan perusahaan kepada pihak lain berdasarkan pengalaman yang dimiliki.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Makin Kinclong, Tembus USD 4.294 per Ons di Tengah Memanasnya Selat Hormuz
Capaian tersebut mengindikasikan bahwa tingkat advokasi stakeholder terhadap Pertamina NRE berada pada level yang kuat dan kompetitif dibandingkan benchmark industri energi. Sebanyak 56,1% responden tergolong sebagai promoters, yaitu kelompok stakeholder yang memiliki pengalaman positif dan menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap perusahaan sehingga bersedia memberikan rekomendasi kepada pihak lain.
"Hasil survei ini tidak hanya menjadi tolok ukur atas kinerja kami, tetapi juga menjadi masukan strategis untuk terus berbenah. Pertamina NRE akan memperkuat kualitas layanan melalui komunikasi yang lebih proaktif, penyampaian informasi yang semakin relevan dan tepat waktu, serta respons yang lebih cepat terhadap kebutuhan stakeholder. Kami percaya, hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan dan kolaborasi akan menjadi modal penting dalam mendukung percepatan transisi energi di Indonesia," tutup Sri.
Ke depan, Pertamina NRE akan terus memperkuat pengelolaan hubungan stakeholder sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan energi baru dan terbarukan. Melalui komunikasi yang semakin efektif, kolaborasi yang semakin erat, dan layanan yang semakin responsif, Pertamina NRE optimistis dapat terus menciptakan nilai bersama bagi seluruh pemangku kepentingan sekaligus memperkuat kontribusinya dalam mendukung target transisi energi nasional. (*)