JAKARTA, DISWAY.ID - Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University memperkuat pengembangan Fakultas Kedokteran melalui kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) mengenai pelaksanaan pengampuan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi Universitas Esa Unggul.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan penyelenggaraan Program Studi Kedokteran dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Universitas Esa Unggul berjalan sesuai Standar Nasional Pendidikan Kedokteran serta berkembang menjadi program studi yang mandiri, unggul, dan berkelanjutan.
BACA JUGA:Universitas Esa Unggul Perkuat Pemberdayaan Desa, Kolaborasi Nasional 64 Kampus di Kasomalang Kulon
Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST., MBA., IPU., ASEAN Eng., mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam membangun Fakultas Kedokteran yang memiliki kualitas akademik tinggi dan mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan Indonesia.
"Pembukaan Fakultas Kedokteran merupakan salah satu pencapaian strategis Universitas Esa Unggul pada tahun ini. Untuk memastikan kualitas penyelenggaraannya sejak awal, kami menggandeng Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sebagai mitra dalam program pengampuan. Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam membangun pendidikan kedokteran yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada mutu," ujar Rektor.
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Esa Unggul, Prof. Dr. dr. Murti Andriastuti, Sp.A., Subsp.HO(K), mengatakan bahwa Fakultas Kedokteran Universitas Esa Unggul dibangun dengan visi menghadirkan pendidikan kedokteran yang mengedepankan kualitas akademik, profesionalisme, serta kolaborasi lintas disiplin untuk menjawab tantangan layanan kesehatan masa depan.
"Kami ingin membangun budaya akademik yang unggul sejak awal. Fakultas Kedokteran Universitas Esa Unggul dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang berpusat pada mahasiswa, berbasis bukti ilmiah, serta didukung kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Melalui sinergi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, kami optimistis dapat menghasilkan lulusan dokter yang kompeten, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia," ujar Prof. Murti.
Komitmen yang sama juga disampaikan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Anna Rozaliyani, MBiomed, SpP(K).
, program pengampuan merupakan bentuk kolaborasi strategis yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar pendidikan, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun mutu pendidikan kedokteran yang berkelanjutan.
“FKUI menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat pendidikan kedokteran di Indonesia. Program pengampuan bukan sekadar pendampingan dalam memenuhi standar, tetapi merupakan kemitraan strategis untuk membangun budaya mutu, memperkuat tata kelola akademik, serta memastikan setiap proses pendidikan menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan berintegritas.”
Lebih lanjut, Prof. Anna menegaskan bahwa peningkatan kapasitas pendidikan kedokteran harus selalu berjalan seiring dengan komitmen terhadap kualitas pendidikan dan keselamatan pasien.
“Di tengah meningkatnya kebutuhan dokter, perluasan kapasitas pendidikan harus selalu diiringi dengan komitmen yang kuat terhadap kualitas. Mutu pendidikan, pencapaian kompetensi lulusan, keselamatan peserta didik, dan keselamatan pasien merupakan prinsip yang tidak dapat dikompromikan. Melalui kolaborasi ini, kami berharap Fakultas Kedokteran Universitas Esa Unggul dapat tumbuh menjadi institusi pendidikan kedokteran yang mandiri, unggul, dan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan sistem kesehatan Indonesia.”