Mentalitas sang pemain sama sekali tak goyah. Penyerang muda Rafael Struick mengaku sudah tak sabar untuk kembali membela dan mengenakan seragam kebanggaan Garuda.
Sudah cukup lama publik tak melihat nama Rafael Struick menghiasi lini serang timnas Indonesia. Posisinya mulai tergeser oleh deretan penyerang lain seperti Ole Romeny, Mauro Zijlstra hingga Mitchell Baker.
Keputusannya membela Dewa United di kompetisi domestik pun belum berjalan mulus.
Di mana ia sempat kesulitan dan cuma mengemas satu gol serta satu asis.
Performa inilah yang menjadi pertimbangan John Herdman tak memanggilnya termasuk di ajang Piala AFF.
Padahal striker berdarah Semarang ini merupakan langganan starter di era Shin Tae-yong dengan rekor 23 penampilan di tim senior serta torehan 6 gol dari 16 laga di berbagai kelompok umur.
Saat hadir di kanal YouTube Findes, Struick mengungkapkan bahwa tidak dipanggil membela tim nasional selalu menjadi momen yang pahit baginya.
Namun situasi tersebut tak membuat api semangatnya padam. Rafael Struick menjadikan momen tersingkir ini sebagai pemicu motivasi untuk membuktikan kualitasnya agar selalu siap saat kembali dipanggil.
Di sisi lain, ia memilih menjaga fokus dengan tak aktif bermain media sosial sejak berkarier di Indonesia serta enggan ambil pusing dengan pujian maupun kritik pedas warganet.
Semoga tekad kuat dan sikap profesional ini jadi titik balik bagi Rafael Struick untuk kembali menemukan ketajamannya dan membuktikan bahwa ia masih layak mengenakan lambang Garuda di dada.