Harga Emas Dunia Naik ke USD 4.401 per Ons, Emas Antam Justru Turun Rp30.000

Rabu 12-08-2026,13:17 WIB
Reporter : Bianca Khairunnisa
Editor : Khomsurijal W

JAKARTA, DISWAY.ID - Menjelang perilisan data Indeks Harga Konsumen (IHK) atau data inflasi Amerika Serikat, harga emas dunia kembali melesat naik menuju kisaran USD 4.400 pada Rabu 12 Agustus 2026, usai sebelumnya sempat merugi di kisaran USD 4.300.

Dilansir dari data Trading Economics, harga emas meningkat 0,72 persen ke level USD 4.401,58 per ons, dari posisi sebelumnya USD 4.368,04 per ons.

Hal serupa dialami harga komoditas lainnya. Perak meningkat 0,67 persen ke level USD 65,219 dari sebelumnya USD 63,672, sementara tembaga menguat 0,32 persen ke level USD 6,6331.

BACA JUGA:Merdeka Run Digelar 29 Agustus, Kemenpora Buka Pendaftaran Mulai Hari Ini Pukul 17.00 WIB

“Emas naik menjadi USD 4.401,58 per ons pada 12 Agustus 2026, atau meningkat 0,72 persen dari hari sebelumnya. Selama sebulan terakhir, harga Emas telah naik 9,15 persen, dan naik 30,47 persen dibandingkan dengan waktu yang sama tahun lalu,” tulis data tersebut.

Di tengah ketegangan akan potensi kenaikan suku bunga AS, emas terus mendapatkan dukungan dari permintaan investasi dan pembelian bank sentral, terutama dari China.

“Bank sentral China menambah sekitar 20 ton ke cadangannya pada bulan Juli setelah membeli sekitar 15 ton pada bulan Juni, menandai peningkatan bulanan terbesar sejak Oktober 2023,” tulis Trading Economics.

Sementara itu, harga emas hasil produksi PT Aneka Tambang Tbk atau emas Antam justru balik melandai. Dilansir dari situs logammulia.com, harga emas Antam 24 karat pada Rabu 12 Agustus 2026 terpantau menyusut Rp30.000 dari posisi sebelumnya Rp2.710.000, menjadi Rp2.680.000.

Harga buyback emas juga merosot Rp30.000 menjadi Rp2.516.000, dari posisi sebelumnya Rp2.546.000.

Kategori :