Menteri PU Menuju NTT Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden

Minggu 16-08-2026,10:50 WIB
Reporter : Andi Muhammad
Editor : M. Ichsan

Pemeriksaan dilakukan pada Bendungan Napungete dan Bendungan Waerita di Kabupaten Sikka serta Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo. 

BACA JUGA:Korban Jiwa Sementara Gempa M7.7 NTT 33 Jiwa, Puluhan Lainya Terluka

Secara visual, kondisi ketiga bendungan tersebut dilaporkan baik, sementara pemeriksaan lebih detail masih dilakukan oleh tim untuk memastikan kondisi struktur dan komponen pendukung pascagempa.

BWS Nusa Tenggara II juga menangani dampak gempa pada Bendung dan jaringan Daerah Irigasi (DI) Waelaku di Kabupaten Manggarai Timur. 

Berdasarkan pemeriksaan awal, terdapat kerusakan ringan pada bendung dan longsoran yang menutupi saluran sekunder. 

Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, serta unsur terkait lainnya dalam penanganan dampak gempa di NTT. 

Selain penanganan lapangan, proses pendataan dan verifikasi terhadap kondisi jalan, jembatan, infrastruktur sumber daya air, serta fasilitas publik lainnya masih berlangsung. 

BACA JUGA:Gempa NTT Rusak Pelabuhan hingga Bandara, Kemenhub Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Gempa bumi terjadi pada Sabtu sekitar pukul 04.58 WIB dengan kekuatan magnitudo 7,7 dan pusat gempa berada sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 10 kilometer. 

Gempa sempat memicu peringatan dini tsunami yang kemudian diakhiri BMKG pada pukul 09.00 WITA setelah tidak terpantau adanya tsunami. 

Berdasarkan laporan sementara, sejumlah wilayah terdampak meliputi Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Nagekeo, dan Sikka. 

Proses verifikasi dampak terhadap masyarakat dan infrastruktur masih terus dilakukan di lapangan.

Kategori :