JAKARTA, DISWAY.ID - Harga emas dunia kembali melonjak hingga nyaris menembus level USD 4.500 per ons pada perdagangan Kamis, 20 Agustus 2026.
Kenaikan tersebut terjadi setelah Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) mengumumkan peningkatan dukungan likuiditas untuk program buyback obligasi pemerintah AS tenor panjang.
Laporan Trading Economics, harga emas telah meningkat sebesar 4,16 persen hingga kini diperdagangkan di level USD 4.488,34 per-ons, disusul dengan perak yang meningkat sebesar 0,30 persen ke level USD 67.12 dari harga sebelumnya yang berjumlah USD 62,99.
BACA JUGA:Meroket hingga Rp80 Ribu, Harga Emas Antam Kini Dipatok Rp2.725.000 per Gram
"Biaya pinjaman yang lebih rendah mengurangi biaya peluang bagi pasar untuk memegang logam mulia, yang tidak memiliki kupon, menjadikannya lebih menarik bagi investor," tulis Trading Economics, pada Kamis 20 Agustus 2026.
Diketahui, Departemen Keuangan AS secara resmi telah mengumumkan akan meningkatkan nominal dukungan likuiditas untuk buyback obligasi pemerintah AS tenor panjang, yakni tenor 10–30 tahun.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Naik Rp18.000 ke Rp2.695.000 per Gram, Buyback Ikut Menguat Rp25.000
Langkah ini diambil sehari setelah yield obligasi AS tenor 30 tahun menyentuh 5,34 persen, level tertinggi sejak 2007, di tengah kekhawatiran fiskal AS dan eskalasi konflik dengan Iran.
Selain itu, nominal buyback ditingkatkan dari sebelumnya maksimum USD 2 miliar per operasi menjadi minimum USD 4 miliar per operasi.
IHSG Berpotensi Menguat
Dalam menanggapi keputusan ini, Investment Analyst Lead Stockbit Edi Chandren menilai bahwa kebijakan tersebut dapat berpotensi untuk mendorong pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Pasalnya, keputusan ini juga turut menjadi pendorong kenaikan harga emas, yang berpotensi diikuti harga komoditas logam lainnya.
"Kombinasi kenaikan harga emas, yang berpotensi diikuti harga komoditas logam lainnya, serta potensi penguatan nilai tukar rupiah dapat memberikan sentimen positif bagi pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini," tutur Chandren, pada Kamis 20 Agustus 2026.