Peran Rektor UNSOED dalam Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, 2 Warek Diperiksa KPK

Jumat 21-08-2026,16:40 WIB
Reporter : Candra Pratama
Editor : Marieska Harya Virdhani

JAKARTA, DISWAY.ID - Peran Rektor Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Akhmad Sodiq dalam dugaan korupsi pada proses penerimaan mahasiswa baru kini menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Purwokerto dan Jakarta.

KPK mengamankan 14 orang dan menemukan barang bukti uang tunai yang nilainya diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengkonfirmasi hal tersebut.

Ia bilang, pihaknya turut mengamankan barang bukti uang tunai yang diperkirakan mencapai ratusan juta.

"Di dalam kegiatan penyidikan tertutup ini, tim mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai dalam bentuk rupiah senilai sekitar ratusan juta," kata Budi kepada awak media, Jumat, 21 Agustus 2026.

BACA JUGA:Harta Kekayaan Akhmad Sodiq Rektor Unsoed Kena OTT KPK, Total Rp3,12 Miliar

Budi mengatakan, barang bukti tersebut nantinya akan terus didalami. Sebab, polemik itu masih di tahap penyelidikan--dan siang ini dijadwalkan untuk gelar perkara.

"KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah, di mana dalam kegiatan penyelidikan tersebut kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan terhadap terduga pelaku tindak pidana korupsi," ungkapnya.

Diketahui, KPK mengamankan 14 orang dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di Purwokerto dan Jakarta.

Budi mengemukakan sebanyak 12 orang ditangkap di wilayah Purwokerto dan 2 orang lainnya di Jakarta.

BACA JUGA:Riwayat Pendidikan Rektor UNSOED Akhmad Sodiq, Lulusan Master Jerman dan Ahli Peternakan yang Kena OTT KPK

"Terhadap 2 orang yang diamankan di Jakarta langsung dilakukan permintaan keterangan di Gedung Merah Putih KPK," kata Budi kepada awak media, Jumat, 21 Agustus 2026.

Tak berhenti di situ, Budi bilang, 12 orang lainnya yang diamankan di Purwokerto kemudian juga langsung dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Banyumas. 

"Kemudian dari 12 orang yang diamankan di wilayah Purwokerto tersebut, 7 orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.

Sehingga saat ini, kata Budi, total ada 9 orang yang sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif. Namun mereka masih di tahap penyelidikan. 

Kategori :