Pramono Kaji Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai demi Tekan Subsidi

Kamis 03-09-2026,12:19 WIB
Reporter : Cahyono
Editor : Subroto Dwi Nugroho

JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung masih mempertimbangkan besaran tarif layanan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai.

Evaluasi dilakukan untuk mencari tarif yang dapat diterima masyarakat sekaligus menekan beban subsidi yang harus ditanggung Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Pramono mengatakan, Pemprov DKI akan melakukan evaluasi terhadap penerapan tarif LRT setelah melihat respons dan animo masyarakat.

BACA JUGA:Perkuat Infrastruktur, Pilar Tinjau Pembangunan Turap di 3 Titik Wilayah Tangsel

“Setelah itu kami akan melakukan evaluasi. Bagaimana dan angka berapa yang tepat yang kemudian bisa diterima oleh publik dengan baik, dan juga tentunya bagi LRT agar subsidinya tidak terlalu berlebihan dari Pemerintah DKI Jakarta,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta pada Kamis, 3 September 2026.

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, keputusan terkait tarif LRT tersebut akan segera disosialisasikan kepada masyarakat.

Pemprov DKI sebelumnya telah melakukan perhitungan berdasarkan potensi animo masyarakat terhadap layanan LRT lintasan Kelapa Gading-Manggarai.

Pramono optimistis tarif yang terjangkau dapat menarik lebih banyak masyarakat untuk menggunakan moda transportasi tersebut. 

Bahkan, dia memperkirakan jumlah penumpang baru bisa menembus lebih dari 40 ribu pelanggan setiap hari.

BACA JUGA:Pelarian Berakhir! DPO Bandar Besar Obat Keras Daftar G Dibekuk Polda Metro Jaya di Tanah Abang

“Jadi itu sudah menjadi keputusan, kami akan segera melakukan sosialisasi terhadap itu,” ujarnya.

Pramono meyakini animo masyarakat terhadap LRT cukup besar.

Selama masa uji coba, Pramono menerapkan tarif Rp8 untuk layanan LRT Velodrome-Manggarai.

Dengan tarif khusus tersebut, Pramono berharap berharap semakin banyak warga yang tertarik menggunakan layanan LRT.

“Dan saya meyakini di tahap-tahap awal kemarin kami sudah melakukan perhitungan, dari animo publik yang luar biasa, mudah-mudahan dalam sosialisasi dengan setiap tarif itu menjadi 8 perak rupiah, saya meyakini pasti setiap hari mungkin sudah bisa di atas 40.000 pelanggan yang baru, yang selama ini belum pernah menggunakan LRT lintasan dari Kelapa Gading sampai Manggarai,” tutur Pramono.

Kategori :