Kebakaran Hutan Makin Meluas, Lima Gunung di Jawa Timur Terbakar

Jumat 04-09-2026,19:50 WIB
Reporter : Cahyono
Editor : M. Ichsan

BACA JUGA:Karhutla Kepung Kalimantan, DPR Dorong PJJ: Kesehatan Siswa dan Guru Jadi Prioritas

Hingga Jumat, 4 September, masih teramati kepulan asap di kawasan tersebut.

Tim gabungan melakukan penyisiran dan pembasahan di wilayah Lembah Kidang, sementara BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Pasuruan bersama petugas Tahura terus melakukan pemantauan.

Penanganan melalui jalur darat akan dilanjutkan bersama relawan pada lokasi yang memungkinkan untuk dijangkau.

"Luas area terdampak masih dalam pendataan dan tidak terdapat korban jiwa," kata Berton.

Kebakaran hutan juga dilaporkan terjadi pada Jumat, 4 September, di wilayah Bukit Sariwani, Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Kepulan asap masih teramati dari lereng bukit. Kondisi medan yang terjal menjadi kendala bagi petugas untuk melakukan penanganan melalui jalur darat. 

BACA JUGA:Heboh Uang Rp40 Miliar, Kuasa Hukum Febrie Ungkap Nama Lucy dan Ferry Boboho

BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kabupaten Probolinggo telah menuju lokasi untuk melakukan koordinasi dan asesmen dengan pihak terkait serta memperkuat pemantauan dan kesiapsiagaan.

Apabila titik api dapat dijangkau, petugas akan melakukan pemadaman secara manual. Tidak terdapat korban jiwa dan luas area terdampak masih dalam pendataan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan dan pegunungan, untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta tidak membuka lahan dengan cara membakar. 

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila melihat titik api atau kepulan asap di kawasan hutan kepada petugas terdekat agar dapat ditangani sedini mungkin.

Bagi masyarakat maupun wisatawan yang berencana melakukan aktivitas di kawasan pegunungan, agar mematuhi seluruh ketentuan dan penutupan kawasan yang ditetapkan pengelola demi keselamatan bersama.

BNPB bersama BPBD dan unsur terkait terus memonitor perkembangan karhutla di sejumlah kawasan pegunungan Jawa Timur.

Penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi medan, arah angin, keselamatan personel, serta potensi perambatan api.

"Masyarakat diharapkan tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah serta instansi berwenang," pungkasnya.

Kategori :