Tega! Karyawan Vilmei Gasak Miliaran Saldo Akun TikTok

Sabtu 05-09-2026,09:53 WIB
Reporter : Dimas Rafi
Editor : Reza Permana

BEKASI, DISWAY.ID - Salah satu konten kreator menjadi korban penggelapan uang lewat akun sosial media pribadinya, di mana karyawan Vilmei gasak miliaran saldo akun TikTok. 

Lenyapnya uang tersebut terbongkar ketika Vilmei hendak melakukan penarikan. Pasalnya, selama influencer berusia 27 tahun berkecimpung di sosial media, ia tidak pernah melakukan penarikan.

"Jadi korban memiliki akun Tiktok ini kurang lebibselama 7 tahun dan selama itu dia tidak oernah melakukan withdraw atau penarikan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Verdika Bagus Prasetya.

Situasi berubah ketika Vilmei mencoba mencairkan saldo yang tersimpan di akun TikTok tersebut. Alih-alih menemukan saldo dalam jumlah besar, Vilmei justru mendapati uang yang tersisa hanya sekitar Rp1 juta.

BACA JUGA:Promo Superindo Terbaru Akhir Pekan 5 September 2026, Diskon Downy Pelembut dan Pewangi Pakaian Cuma Rp31.000

"Nah, kemarin dia coba untuk melakukan penarikan. Namun, saldo yang ada di dalam akun Tiktoknya hanya tinggal Rp 1 juta rupiah," ungkap dia.

Temuan tersebut sontak memicu kecurigaan Vilmei. Ia kemudian melakukan pengecekan terhadap aktivitas para karyawannya yang memiliki akses atau berkaitan dengan pengelolaan akun tersebut.

Dari hasil pemeriksaan internal itu, kecurigaan akhirnya mengarah kepada salah satu karyawan berinisial ZK.

"Nah, selanjutnya dia melakukan oengevakan terhadap para karyawannya dan akhirnya diketahui ternyata adalah tersangka ZK yang melakukan penggelapan," jelas Bagus.

BACA JUGA:Bambang Sabekti Beri Rekomendasi soal Bisnis Tanker PIS: Jangan Alihkan Tanpa Business Case

Dalam menjalankan aksinya, ZK diduga tidak bekerja seorang diri. Polisi mengungkap, tersangka tersebut mengalihkan uang milik Vilmei dengan cara memberikan gift kepada dua tersangka lainnya, yakni A dan L.

Total kerugian yang dialami Vilmei akibat aksi tersebut mencapai Rp1,28 miliar.

Kasus ini kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga akhirnya polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka.

 

 

Kategori :