TANGERANG, DISWAY.ID-- Sidokkes Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) melakukan pemeriksaan kesehatan dan pelayanan medis kepada penumpang serta pengguna jasa bandara yang mengalami penundaan keberangkatan.
Langkah tersebut diambil kepolisian sekaligus untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu, 7 September 2026.
BACA JUGA:Gunung Anak Krakatau Erupsi, Mendagri Izinkan ASN Terdampak Bisa WFH
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana mengatakan kegiatan itu dilaksanakan mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai--dengan menyasar area Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
"Bentuk kesiapsiagaan jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak gangguan operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau," kata Wisnu, Minggu.
BACA JUGA:Cek Daftar Penerbangan Garuda Indonesia yang Batal Akibat Erupsi Anak Krakatau
Dalam kegiatan tersebut, personel Sidokkes melakukan pemeriksaan kesehatan. Termasuk pemeriksaan tekanan darah, kepada penumpang maupun pengguna jasa bandara.
Petugas juga memberikan masker serta imbauan untuk menggunakan masker, khususnya sebagai langkah perlindungan terhadap paparan abu vulkanik.
Selain itu, personel memberikan vitamin dan obat-obatan sesuai kebutuhan kepada penumpang maupun pengguna jasa yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Kegiatan pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan oleh Kasidokkes Polresta Bandara Soetta Penata Tk. I Dedy Kurniawan, bersama personel Sidokkes, dengan didukung anggota Satlantas Polresta Bandara Soetta dan anggota Pospol Bandara Soetta.
BACA JUGA:Kemensos Siagakan Logistik dan Tagana Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau
Kapolresta menegaskan bahwa dalam situasi gangguan penerbangan akibat faktor alam, keselamatan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi perhatian bersama.
"Polresta Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengamanan kepada masyarakat," ujar Wisnu.
"Dalam kondisi seperti ini, kami mengimbau seluruh penumpang untuk tetap tenang, menjaga kesehatan, menggunakan masker, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang maupun pengelola bandara," sambungnya.
Kapolresta juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti perkembangan situasi melalui sumber resmi.