Pengaruh Suku Bunga The Fed terhadap Harga Emas: Dampak Keputusan FOMC

Senin 07-09-2026,16:59 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

JAKARTA, DISWAY.ID - Emas dunia atau XAU/USD adalah salah satu instrumen trading yang sensitif terhadap perubahan kebijakan The Federal Reserve (The Fed), terutama ketika pasar menyesuaikan ekspektasi terhadap suku bunga AS. Rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 15–16 September 2026 pun menjadi salah satu agenda penting bagi trader karena hasilnya dapat memengaruhi daya tarik emas.

Lantas, apa saja pengaruh suku bunga The Fed terhadap harga emas dan strategi apa yang dapat Anda pertimbangkan untuk menghadapi volatilitasnya?

Apa Hubungan Suku Bunga The Fed dan Emas?

Untuk memahami pengaruh suku bunga The Fed terhadap harga emas, ada beberapa faktor lain yang juga harus diperhatikan, yaitu dolar AS dan imbal hasil Treasury.

“Hubungan antara suku bunga, dolar AS, imbal hasil Treasury, dan harga emas ibarat timbangan. Perubahan pada satu faktor dapat memengaruhi keseimbangan lainnya,” ujar Muhammad Agam, content creator dan instruktur trading di XM.

Ketika The Fed menaikkan suku bunga atau mempertahankannya pada level tinggi, imbal hasil aset berbasis bunga seperti imbal hasil Treasury AS berpotensi meningkat. Kondisi ini dapat membuat dolar AS lebih menarik bagi investor karena imbal hasilnya lebih tinggi.

Sementara itu, emas tidak memberikan bunga secara langsung. Ketika imbal hasil meningkat dan dolar menguat, memegang emas menjadi relatif kurang menarik dibandingkan aset yang memberikan imbal hasil, karena kondisi ini dapat mengurangi permintaan terhadap emas dan berpotensi menekan harganya.

Sebaliknya, ketika The Fed mulai melonggarkan kebijakan dan suku bunga atau imbal hasil menurun, dolar AS dapat melemah dan emas menjadi relatif lebih menarik. Kondisi tersebut dapat memberikan dukungan terhadap harga emas.

Meski demikian, hubungan ini tidak selalu berjalan satu arah. Perlu diingat bahwa harga emas juga dipengaruhi oleh inflasi, pertumbuhan ekonomi, permintaan bank sentral, risiko geopolitik, dan sentimen pasar.

Dampak FOMC terhadap Emas

Mengutip Muhammad Agam, reaksi harga emas terhadap FOMC sangat bergantung pada nada kebijakan The Fed dan perbedaannya dengan ekspektasi pasar.

Jika The Fed Hawkish

Sikap hawkish menunjukkan bahwa The Fed cenderung mempertahankan kebijakan moneter yang ketat, misalnya dengan menaikkan suku bunga atau mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Dampak kenaikan suku bunga The Fed terhadap emas cenderung negatif. Kebijakan yang lebih ketat mendorong kenaikan imbal hasil Treasury dan dolar AS.

Kondisi ini dapat meningkatkan tekanan terhadap emas karena aset berbasis bunga menjadi relatif lebih menarik.

Jika The Fed Dovish

Sikap dovish menunjukkan kecenderungan kebijakan yang lebih longgar, misalnya melalui penurunan suku bunga atau sinyal bahwa pelonggaran dapat berlanjut.

Jika hasil FOMC lebih dovish dari ekspektasi, dolar AS dan imbal hasil Treasury berpotensi melemah. Kondisi tersebut dapat meningkatkan daya tarik emas dan memberikan dukungan terhadap aset tersebut.

Jika Sesuai Ekspektasi

Jika hasil FOMC sesuai dengan perkiraan pasar, emas tetap dapat bergerak cukup volatil setelah pengumuman.

Tags :
Kategori :

Terkait