Perkuat Kolaborasi Riset Jakarta dan Bali
Penelitian ini dirancang sebagai penelitian multicenter yang melibatkan lokasi penelitian di Jakarta dan Bali.
Pendekatan multicenter memberikan ruang bagi kolaborasi penelitian lintas wilayah serta mendukung pengumpulan data penelitian sesuai dengan rancangan yang telah ditetapkan.
Melalui penelitian ini, tim peneliti diharapkan dapat menghasilkan data ilmiah yang dapat memperkaya kajian mengenai berbagai pendekatan intervensi pada kondisi prediabetes.
Pengembangan penelitian berbasis randomized controlled trial juga menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat budaya riset yang mengedepankan metode ilmiah dan pengambilan kesimpulan berdasarkan bukti.
Mendorong Riset Kesehatan Berbasis Inovasi
Kegiatan pelatihan penggunaan perangkat COCOON menunjukkan pentingnya kesiapan yang matang sebelum penelitian dilaksanakan.
Selain ketersediaan perangkat, keberhasilan penelitian juga ditentukan oleh kesiapan tim, kesesuaian prosedur, dan konsistensi pelaksanaan metode penelitian.
Melalui dukungan hibah perangkat riset dan kolaborasi dengan berbagai mitra, Universitas Esa Unggul terus mendorong pengembangan penelitian yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan kesehatan masyarakat.
Penelitian mengenai intervensi pada prediabetes ini menjadi bagian dari langkah Universitas Esa Unggul dalam memperkuat ekosistem riset kesehatan melalui pemanfaatan inovasi, pengembangan kapasitas peneliti, serta kolaborasi multidisiplin.
BACA JUGA:Dukung Program Sekolah Rakyat, Universitas Esa Unggul Bangun Kerja Sama dengan SRMA 9 Jakarta Timur
Dengan dilaksanakannya pelatihan penggunaan perangkat COCOON, tim peneliti kini memasuki tahap persiapan yang semakin matang menuju pelaksanaan penelitian “Phase IIA Pilot Randomized Controlled Trial Proposal: Hyperthermic Pod Intervention in Prediabetes (Multicenter: Jakarta & Bali)”.
Melalui riset yang berbasis pada metode ilmiah dan didukung kolaborasi, Universitas Esa Unggul terus memperkuat perannya dalam menghasilkan penelitian yang relevan, inovatif, dan berpotensi memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta masa depan kesehatan masyarakat.