Lapas Cibinong Overcrowding 216 Persen, Penghuni Capai 1.827 Orang

Senin 28-09-2026,12:13 WIB
Reporter : Anisha Aprilia
Editor : Subroto Dwi Nugroho

JAKARTA, DISWAY.ID - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, mengalami kelebihan kapasitas atau overcrowding hingga 216 persen.

Jumlah warga binaan di lapas tersebut tercatat mencapai 1.827 orang, jauh di atas kapasitas yang tersedia.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Irjen Mashudi, menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama Komisi XIII DPR RI, Senin, 28 September 2026.

BACA JUGA:Ditjen Pas Periksa 90 Orang di Lapas Cibinong Usai Temuan Ombudsman, Salah Satunya Ferdy Sambo

Berdasarkan data per 27 September 2026, Lapas Kelas IIA Cibinong memiliki kapasitas 845 orang. Namun, jumlah penghuni mencapai 1.827 warga binaan.

Dari total 1.827 warga binaan tersebut, sebanyak 1.532 orang merupakan narapidana dan 295 orang lainnya berstatus tahanan.

"Sebagai gambaran umum, berdasarkan data 27 September 2026, Lapas Kelas IIA Cibinong dihuni 1.827 warga binaan, yang terdiri atas 1.532 narapidana dan 295 tahanan, dengan kapasitas 845 orang dan mengalami overcrowding sebesar 216 persen," kata  Irjen Mashudi.

Dalam pointer yang ditunjukkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, jumlah tersebut tersebar di sejumlah blok hunian. Blok A terdiri atas 22 kamar dengan total 498 warga binaan.

Sementara Blok B memiliki 28 kamar yang dihuni 40 warga binaan.

Kemudian Blok C terdiri atas 46 kamar dengan jumlah penghuni mencapai 522 warga binaan.

BACA JUGA:Ditjen Pas Bantah Ada Jalan Tikus di Lapas Cibinong: Miras Milik Kasat Kamtib

Adapun Blok D memiliki 28 kamar dengan jumlah penghuni paling banyak, yakni 737 warga binaan.

Selain blok hunian, terdapat 29 warga binaan yang berada di blok dapur dan satu warga binaan di klinik.

Dari sisi klasifikasi perkara, sebanyak 926 warga binaan merupakan narapidana atau tahanan dengan perkara pidana umum.

Kemudian, sebanyak 867 warga binaan terkait perkara narkotika.

Kategori :