Rangkaian pertunjukan dibuka dengan Tari Saman dan Tari Pakarena, dilanjutkan penampilan perkusi yang dibawakan siswa Sekolah Rakyat dengan penuh semangat.
Penampilan tersebut menjadi pembuka persembahan bakat siswa Sekolah Rakyat dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Suasana semakin meriah ketika para siswa menunjukkan kemampuan berpidato dalam berbagai bahasa asing, mulai dari bahasa Inggris, Arab, Jepang, Mandarin hingga Korea.
BACA JUGA:Komisi III Titip Pesan ke Kapolri Suyudi: Benahi Oknum Pejabat yang Arogan
Aksi tersebut mendapat tepuk tangan meriah dari para hadirin.
Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan atraksi karate yang melibatkan ratusan siswa Sekolah Rakyat.
Kekompakan dan semangat siswa juga terlihat dalam atraksi kolosal pencak silat yang ditampilkan secara bersama-sama.
Penampilan berikutnya diisi paduan suara siswa yang membawakan sejumlah lagu, termasuk lagu Pakarena dan lagu tentang ibu dan ayah.
Di tengah lantunan paduan suara, seorang siswa membacakan puisi tentang semangat dan harapan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Indonesia Minggu 4 Oktober 2026, BMKG Waspadai Hujan dan Gelombang Tinggi
Suasana seketika menjadi haru hingga sejumlah hadirin tampak berlinang air mata.
Rangkaian pertunjukan ditutup dengan penampilan puluhan siswa yang tergabung dalam Paskibra.
Mereka menampilkan variasi formasi dengan disiplin dan penuh semangat, menunjukkan kekompakan serta karakter siswa Sekolah Rakyat.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, Gubernur Sulsel Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel A. Rachmatika Dewi, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika, Staf Khusus Mensos Abdul Malik H, dan Fatkhurohman Taufik, Tenaga Ahli Mensos Andy Kurniawan, Dirjen Rehabilitasi Sosial Supomo, para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama Kemensos, unsur Forkopimda Sulse dan Kota Makassar, serta para camat lurah dan ribuan ketua RT/RW.