JAKARTA, DISWAY.ID– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan dengan penguatan pada Selasa (6/10/2026). IHSG naik 74,07 poin atau 1,21 persen ke level 6.192,93.
Indeks LQ45 ikut menguat. Indeks 45 saham unggulan tersebut naik 4,93 poin atau 0,82 persen ke level 608,16.
Sementara itu, nilai tukar dolar Amerika Serikat kembali menguat setelah euro melemah di tengah meningkatnya ketidakpastian politik dan kekhawatiran fiskal di Eropa.
BACA JUGA:Rp13,2 Triliun Hasil Denda Kehutanan Menggunung di Kejagung, Siap Diserahkan ke Negara
Imbal hasil Treasury juga naik ke level tertinggi dalam 24 tahun seiring penjualan obligasi global yang berlanjut.
Data ISM menunjukkan tekanan biaya di sektor jasa AS meningkat dengan kecepatan tercepat dalam lebih dari empat tahun.
Pasar memperkirakan sekitar 78 persen kemungkinan The Fed mempertahankan suku bunga bulan ini, menyusul data pekerjaan AS yang lebih lemah dari ekspektasi.
Di tempat lain, harga minyak turun di tengah tanda-tanda peningkatan pasokan dari Timur Tengah, yang meredakan kekhawatiran terhadap inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi.