IHSG Diprediksi Menguat, Cermati Sektor Transportasi dan Teknologi

Rabu 07-10-2026,09:10 WIB
Reporter : Bianca Khairunnisa
Editor : Khomsurijal W

JAKARTA, DISWAY.ID– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa (6/10/2026) dengan penguatan 74,07 poin atau 1,21 persen ke level 6.192,93.

Indeks LQ45 ikut naik 4,93 poin atau 0,82 persen ke level 608,16.

Menurut data BRI Danareksa Sekuritas, penguatan berlangsung cukup luas dengan 489 saham menguat. Sektor transportasi (+3,16 persen), teknologi (+3,09 persen), dan energi (+2,67 persen) menjadi penggerak utama.

BACA JUGA:BSI Perkuat Peran dalam Pengembangan Industri Fesyen Halal Indonesia di Pasar Arab Saudi

Namun, investor asing masih mencatat net sell sekitar Rp597 miliar, sehingga rebound masih perlu dikonfirmasi oleh perbaikan aliran dana asing.

Sementara itu, data PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk menunjukkan candle terakhir IHSG membentuk formasi three white soldiers (bullish pattern) dan masih berada di atas MA5. Indikator Stochastic menunjukkan golden cross.

Direktur Reliance Sekuritas Indonesia Reza Priyambada menilai sentimen positif didorong penurunan harga minyak mentah dunia.

“Harga minyak Brent berada sekitar USD 100 per barel setelah turun 1,9 persen,” tutur Priyambada.

Dengan perkembangan tersebut, pergerakan IHSG pada Rabu (7/10/2026) diperkirakan masih cenderung menguat.

“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support level 6.139 dan resistance level 6.254 dengan kecenderungan menguat,” jelasnya.

BACA JUGA:Gibran, He Is Still the Man

Berikut empat saham potensial yang direkomendasikan analis untuk dipantau:

BRMS - BUY  

Resistance: 625–645  

Support: 570  

Kategori :