Ribuan Kadet Unhan Diberangkatkan ke Sekolah Rakyat

Jumat 09-10-2026,21:34 WIB
Reporter : Hariri
Editor : M. Ichsan

BACA JUGA:B50 Setop Impor Solar, Pemerintah Klaim Hemat Devisa Rp170 Triliun dan Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja

Ia meminta para kadet membagikan pengetahuan tersebut sekaligus memberikan teladan kepada siswa Sekolah Rakyat.

“Ajarkanlah apa yang sudah kalian dapatkan di Unhan kepada mereka agar mereka paling tidak memiliki karakter, mempunyai akhlak yang mulia. Karena yang paling penting saat ini adalah bagaimana kita membentuk karakter bangsa Indonesia ini. Jadi ini suatu hal yang sangat luar biasa kalian mendapatkan kesempatan yang sangat baik untuk mengabdikan kepada masyarakat,” kata Donny.

Wamenhan juga mengajak para kadet meniatkan pengabdian sebagai ibadah karena kegiatan ini dapat berdampak luar biasa dalam upaya untuk memutus rantai kemiskinan melalui program Sekolah Rakyat.   

“Kalian adalah salah satu aktor yang ikut berperan dalam memutus rantai kemiskinan dan rantai permasalahan sosial yang ada di bangsa Indonesia ini,” kata dia.

Program pengabdian ini melibatkan 1.509 personel, terdiri atas 1.188 kadet Unhan, 74 pasis (Perwira Siswa) kedokteran, 182 pendamping organik, 24 koordinator wilayah, dan 41 pimpinan. Kegiatan berlangsung pada 9–27 Oktober 2026 di 181 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

BACA JUGA:Berdaya Saing Global, PLN Perkuat Layanan REC & GEAS sebagai Solusi Listrik Hijau Terverifikasi

Materi pengabdian meliputi disiplin dan kepemimpinan, Pancasila dan bela negara, pembinaan jasmani, keterampilan kepramukaan, seni dan budaya, integrasi sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), serta nasionalisme dan sejarah perjuangan bangsa. 

Melalui kegiatan ini, para kadet diharapkan dapat membantu membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, dan menumbuhkan tanggung jawab siswa Sekolah Rakyat pada jenjang SD, SMP, dan SMA.

Usai upacara pelepasan Mensos Gus Ipul, Wamensos Agus Jabo Priyono, Wamenhan Donny Ermawan Taufanto, dan Rektor Unhan Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho serta Kepala Lembaga Pengembangan Pertahanan Negara (LPPN) Unhan Mayjen TNI Dr. Endro Satoto menyaksikan demonstrasi PUDD (Peraturan Urusan Dinas Dalam) tentang kerapian tempat tidur yang diperagakan kadet Unhan di hadapan siswa Sekolah Rakyat.

Dua kadet memperagakan cara merapikan tempat tidur, melipat selimut, hingga menata pakaian di dalam lemari. Melalui peragaan ini, siswa diajak membiasakan hidup tertib, rapi, dan mandiri.

BACA JUGA:Wuling Tampilkan Personalisasi Darion, Eksion, dan Aira ev di IMX 2026

Suasana semakin interaktif saat tiga kadet mendemonstrasikan cara mengajar siswa Sekolah Rakyat. Dengan penuh semangat, mereka memperagakan pembelajaran bagi siswa melalui nyanyian dan role play edukatif yang mengajarkan sopan santun sehari-hari.

Penampilan baris-berbaris variasi dari siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Jakarta juga tampil memukau. Diawali pemeriksaan kerapian, para siswa kemudian menunjukkan gerakan yang kompak dan atraktif. 

Penampilan penuh disiplin dan semangat itu disamput tepuk tangan para hadirin. Usai acara para kadet langsung diberangkatkan melalui jalur udara dan darat menuju lokasi pengabdian di Sekolah Rakyat. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, Dirjen Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Agus Zainal Arifin, Inspektur Jenderal Dody Sukmono, jajaran Staf Khusus Mensos dan Staf Ahli Mensos serta pejabat tinggi pratama  Kemensos.

Kategori :