JAKARTA, DISWAY.ID – Wali Kota Jakarta Barat (Walkot Jakbar) Iin Mutmainnah akan mengecek status lahan di Kampung Ambon sebelum merumuskan rencana penataan kawasan tersebut.
Iin mengatakan, rencana penataan Kampung Ambon masih berada pada tahap awal.
Karena itu, pihaknya perlu memastikan status lahan terlebih dahulu sebelum membahas lebih lanjut usulan yang disampaikan masyarakat.
BACA JUGA:Pramono Lantik 368 Pejabat DKI, Ungkap Capaian Pendidikan dan IPM Jakarta
“Itu kan masih awal, jadi saya harus mengecek dulu status tanahnya, kemudian nanti usulan masyarakat apa,” kata Iin saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Setelah pengecekan status lahan dan penghimpunan usulan masyarakat, Pemerintah Kota Jakarta Barat akan merumuskan rencana penataan melalui musyawarah internal wilayah.
Pembahasan tersebut juga direncanakan melibatkan Polres Metro Jakarta Barat.
“Nanti kita rumuskan musyawarah bersama di internal wilayah dulu, dengan Pak Kapolres juga. Rencananya begitu,” ujarnya.
Iin menegaskan, penataan Kampung Ambon nantinya harus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Salah satu opsi pemanfaatan lahan yang dapat dipertimbangkan adalah pembangunan taman atau lapangan olahraga, sesuai dengan kebutuhan warga.
“Yang penting pasti harus lebih bermanfaat buat masyarakat. Buat taman, misalkan buat taman, mungkin buat lapangan olahraga, misalkan sesuai dengan yang masyarakat butuhkan, dan mengamankan fasos-fasum,” pungkasnya.
Kesempatan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bakal menata Kampung Ambon yang dikenal sebagai kawasan rawan peredaran narkoba.
Penataan tersebut akan dilakukan melalui sinergi dengan Polda Metro Jaya, termasuk untuk menjaga ketertiban dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat.
Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap bekerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk menindaklanjuti penertiban yang sebelumnya dilakukan aparat kepolisian di Kampung Ambon.
BACA JUGA:Rawan Peredaran Narkoba, Pramono Bakal Tata Kampung Ambon: Bersinergi dengan Polda Metro