Mengenal Multihelix Hub, Cara Akademisi BINUS Jembatani Riset Kampus dan Kebutuhan Industri

Kamis 22-10-2026,07:11 WIB
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Editor : Marieska Harya Virdhani

JAKARTA, DISWAY.ID – Hasil riset perguruan tinggi tidak hanya ditujukan untuk pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berpotensi menjawab berbagai tantangan yang dihadapi industri dan masyarakat.

Untuk mendorong penerapan hasil penelitian tersebut, kolaborasi antara akademisi dan berbagai pemangku kepentingan menjadi salah satu langkah penting agar inovasi yang dikembangkan di lingkungan kampus dapat diuji dan diterapkan dalam kehidupan nyata.

Salah satu upaya tersebut dilakukan BINUS University melalui peluncuran Multihelix Hub di BINUS @BSD, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB, BSD, Tangerang.

Dikelola oleh Research and Technology Transfer (RTT) BINUS University, Multihelix Hub menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan akademisi, industri, pemerintah, komunitas, UMKM, dan media untuk mengembangkan inovasi berbasis riset.

BACA JUGA:Ingin Kuliah Jurusan Game, BINUS Pamerkan Karya Mahasiswa di Jakarta Game Fest 2026

Melalui inisiatif ini, mitra dapat menyampaikan kebutuhan atau tantangan yang dihadapi untuk kemudian dikembangkan bersama peneliti BINUS menjadi solusi yang relevan.

Vice Rector for Research and Technology Transfer BINUS University, Prof. Dr. Juneman Abraham, S.Psi., M.Si., menjelaskan bahwa Multihelix Hub dikembangkan untuk membangun ekosistem inovasi yang lebih terbuka dan mendorong keterlibatan berbagai pihak.

“Berbeda dari Science & Techno Park (STP) konvensional yang kerap birokratis, Multihelix Hub BINUS@BSD hadir meruntuhkan sekat eksklusivitas riset dan industri untuk mendemokratisasi inovasi di pusat ekosistem teknologi BSD sekaligus Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia. Melalui applied co-creation yang lincah dan berakar pada kecerdasan kolektif industri, talenta digital, serta masyarakat, hub ini mentransformasi seluruh helix dari sekadar relasi transaksional menjadi penggerak kemajuan bersama yang berdaulat dan berdaya setara. Kemitraan organik ini memastikan sustainable competitive advantage dari setiap inovasi,” ungkap Prof. Dr. Juneman Abraham, S.Psi., M.Si.

BACA JUGA:BINUS Ranking 1 PTS Terbaik di Indonesia, Program MBA Tembus 27 Besar Asia

Untuk mendukung proses kolaborasi, Multihelix Hub menghadirkan fasilitas diskusi dan pengembangan inovasi melalui BINUS DigiHub serta Space to Create.

Fasilitas tersebut dilengkapi area laboratorium serta sarana untuk membuat dan menguji purwarupa atau prototipe.

Ekosistem ini juga didukung BINUS BRIDGE (BINUS Research-Driven Innovation and Development for Greater Empowerment), sebuah platform digital yang menghubungkan hasil riset dan inovasi BINUS dengan kebutuhan mitra industri, pemerintah, maupun komunitas.

Melalui BINUS BRIDGE, mitra dapat mengeksplorasi inovasi yang tersedia sekaligus mengajukan peluang kolaborasi untuk dikembangkan bersama peneliti.

BACA JUGA:10 PTS Terbaik Tahun 2027 Versi UNIRANKS, BINUS Bersaing Ketat Disalip Telkom, Trisakti Masuk List?

Selain mempertemukan peneliti dengan calon mitra, Multihelix Hub memfasilitasi pengujian inovasi, pendampingan startup berbasis riset, serta pengenalan hasil penelitian kepada publik.

Kategori :