Telkom Perkuat ESG lewat Keanggotaan UN Global Compact dan Program Zero Waste to Landfill

Jumat 23-10-2026,10:05 WIB
Reporter : Afandi
Editor : Khomsurijal W

BACA JUGA:3 Srikandi TelkomGroup Hadirkan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026

Di bidang lingkungan, TelkomGroup menjalankan strategi dekarbonisasi melalui Climate Transition Plan  yang diluncurkan pada 2025 sebagai peta jalan menuju net zero emission pada 2060. Dalam jangka  pendek, TelkomGroup menargetkan penurunan emisi Scope 1 dan Scope 2 sebesar 20% pada 2030. Pada  2026, The Telkom Hub juga telah mencapai net zero emission untuk emisi operasional Scope 1 dan Scope  2.

Selain itu, TelkomGroup mendorong pemanfaatan energi terbarukan di berbagai lokasi operasional,  pengembangan green data center, serta peningkatan efisiensi energi jaringan melalui penerapan  Autonomous Network. Langkah-langkah ini melengkapi upaya pengurangan dampak lingkungan dari  aktivitas operasional perusahaan.

Pengelolaan sampah di The Telkom Hub telah dimulai sejak Desember 2024 melalui penggunaan Reverse  Vending Machine (RVM). Inisiatif ini telah melibatkan lebih dari 900 pengguna dan mengumpulkan lebih  dari 7 ton botol plastik untuk didaur ulang, sekaligus menghindari sekitar 38 ton emisi CO₂e. Program Zero Waste to Landfill memperluas upaya tersebut ke seluruh sampah perkantoran, dengan target memastikan  tidak ada sampah dari The Telkom Hub yang berakhir di TPA.

Ke depan, Telkom mendorong keterlibatan seluruh karyawan dalam memilah sampah sebagai bagian dari  kebiasaan kerja sehari-hari. Praktik di The Telkom Hub diharapkan dapat direplikasi di kantor-kantor  TelkomGroup lainnya. Melalui penerapan prinsip UNGC, dekarbonisasi, dan pengelolaan sampah yang  terintegrasi, Telkom terus mengembangkan operasional yang lebih bertanggung jawab sekaligus  mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (*)

Kategori :