Karang Taruna DKI Dorong Kader Berperan Aktif Kurangi Masalah Sosial

Minggu 25-10-2026,19:11 WIB
Reporter : Cahyono
Editor : Khomsurijal W

JAKARTA, DISWAY.ID – Wakil Ketua (Waka) Karang Taruna DKI Jakarta M. Luthfi Arwien mengajak seluruh kader berperan aktif mengurangi masalah sosial di ibu kota.

Ajakan ini disampaikan Arwien dalam kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna Kecamatan Senen, Jakarta Pusat pada Minggu, 25 Oktober 2026.

"Karang Taruna Lahir dan Berkembang Dari Masyarakat untuk mengurangi Permasalahan Sosial di tiap Wilayah, sudah sepatutnya Karang Taruna Berada di tengah Masyarakat," kata Arwien.

BACA JUGA:Peserta JRF yang Langgar Batas Waktu Diblacklist? Begini Kata Pramono

Arwien menambahkan, Karang Taruna memiliki peran strategis karena lahir dan berkembang dari masyarakat.

Karena itu, organisasi sosial berbasis pemuda tersebut harus hadir di tengah masyarakat dan memahami persoalan sosial yang terjadi di setiap wilayah.

Ia menegaskan, Karang Taruna tidak cukup hanya menjalankan kegiatan rutin, tetapi juga perlu memberikan masukan kepada Pemprov DKI Jakarta mengenai berbagai persoalan sosial yang membutuhkan penanganan.

"Karang Taruna Harus bisa Kritis yang membangun dan memberikan masukan Kepada Pemprov DKI Jakarta dalam Hal Mengurangi Permasalahan Sosial Masyarakat," ujarnya.

Selain memberikan masukan, Arwien mendorong Karang Taruna untuk berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta dalam mensosialisasikan berbagai program kepada masyarakat.

Program tersebut mencakup pendidikan, pengelolaan sampah, bantuan sosial, transportasi umum, hingga penanganan stunting.

BACA JUGA:Jakarta Running Festival Perkuat Reputasi Jakarta di Kancah Global!

Ia mencontohkan, kader Karang Taruna dapat membantu menyampaikan informasi mengenai program Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), bantuan alat bantu sosial seperti kursi roda dan alat bantu dengar, serta pemanfaatan layanan transportasi umum gratis.

Karang Taruna juga dinilai dapat mengambil peran dalam membantu anak putus sekolah, menangani persoalan ijazah yang tertahan, memperjuangkan hak anak berkebutuhan khusus, serta mendorong kewirausahaan di kalangan pemuda.

Arwien menyebutkan, terdapat sekitar 2.000 Karang Taruna tingkat RW dan 267 Karang Taruna tingkat kelurahan yang menerima dana stimulan dari Pemprov DKI Jakarta.

Menurut nya, dukungan tersebut perlu diimbangi dengan program yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan masyarakat.

Kategori :