“Melalui rangkaian The Wonder of Harmony 2026, Kemenag ingin menghadirkan toleransi dalam tindakan yang dapat dilihat dan dirasakan masyarakat, mulai dari ruang keluarga hingga rumah ibadah, dari pemberdayaan ekonomi hingga kegiatan budaya," ujar Abu.
Menurutnya, pendekatan kolaboratif tersebut diharapkan menjadikan kerukunan sebagai kebiasaan dalam kehidupan masyarakat, bukan sekadar pesan yang disampaikan saat peringatan hari besar.
Dengan melibatkan organisasi keagamaan, lembaga pemerintah, generasi muda, dan komunitas masyarakat, The Wonder of Harmony 2026 diharapkan memperluas ruang perjumpaan antarumat beragama sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah keberagaman Indonesia.