Normalisasi Hubungan Gagal! Arab Saudi Pasang Syarat Keras ke Israel: Netanyahu Harus Lengser!

Sabtu 07-11-2026,13:56 WIB
Reporter : Derry Sutardi
Editor : Derry Sutardi

Jika Netanyahu kembali berkuasa, hubungan Israel dengan Arab Saudi berpotensi tetap mengalami kebuntuan.

Padahal, normalisasi hubungan dengan Riyadh merupakan salah satu target diplomasi penting Netanyahu.

Pemerintahannya selama ini berupaya memperluas hubungan Israel dengan negara-negara Arab. Arab Saudi menjadi salah satu negara yang paling diincar karena memiliki pengaruh besar dalam politik, ekonomi, dan keamanan kawasan Timur Tengah.

Namun, ambisi tersebut tidak mudah diwujudkan selama persoalan Palestina belum mendapatkan penyelesaian yang dapat diterima oleh Riyadh.

Upaya Netanyahu mendekati Arab Saudi juga disebut dilakukan melalui pendekatan keamanan kawasan.

Salah satunya dengan menawarkan bantuan untuk menghadapi kelompok Houthi di Yaman.

Konflik antara Arab Saudi dan Houthi yang kembali memanas menjadi salah satu persoalan keamanan yang diperhatikan Riyadh. Situasi tersebut membuka ruang bagi Israel untuk menawarkan kerja sama dalam menghadapi ancaman keamanan regional.

Namun, tawaran bantuan dari Netanyahu tersebut dilaporkan selalu ditolak oleh Arab Saudi.

Sikap Riyadh ini memperlihatkan bahwa kepentingan keamanan tidak serta-merta membuat pemerintah Arab Saudi bersedia mengesampingkan persoalan Palestina.

Bagi Arab Saudi, hubungan diplomatik dengan Israel tetap harus mempertimbangkan arah kebijakan pemerintah Netanyahu terhadap konflik Palestina. (*)

Kategori :