Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito

Minggu 08-11-2026,14:22 WIB
Reporter : Cahyono
Editor : Khomsurijal W

JAKARTA, DISWAY.ID - Sebuah helikopter jenis Eurocopter EC225LP Super Puma dilaporkan jatuh di perairan Sungai Barito, tepatnya di kawasan Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimanta Selatan pada Minggu, 8 November 2026.

Insiden ini terjadi saat armada udara ini melakukan operasi pengeboman air atau water bombing.

Tampak video amatir, helikopter kehilangan kendali saat bermanuver setelah mengambil air dengan bambi bucket di sungai. 

BACA JUGA:Tiga Prajurit TNI Gugur Saat Pemadaman Karhutla, Presiden Prabowo Pastikan Perhatian untuk Keluarga Korban

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan, helikopter dengan nomor registrasi VH-HGM tersebut diketahui membawa tiga orang kru penerbangan.

"Berdasarkan laporan awal, seluruh kru dilaporkan dalam kondisi selamat," kata Berton melalui keterangan tertulis.

Armada bernomor seri (MSN) 2878 ini merupakan helikopter yang terdaftar di bawah kepemilikan swasta yang dikontrak BNPB untuk operasi pengeboman air.

Di Indonesia, armada tersebut kerap mendukung berbagai misi penanggulangan bencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dengan catatan rute penerbangan yang meliputi Banjarmasin, Pontianak, dan Surabaya.

BACA JUGA:Porprov XV Jawa Barat 2026 Resmi Dibuka di Bekasi, Libatkan 13.348 Atlet dari 27 Daerah

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi telah menerima laporan pendahuluan terkait insiden jatuhnya armada udara ini.

"Saat ini, tim terkait masih bersiaga di lapangan dan laporan lengkap mengenai kronologi serta penyebab pasti kecelakaan sedang disusun untuk segera disampaikan kepada publik dan pihak berwenang," pungkas Berton.

Kategori :