KTT G20 di Bali Gunakan 656 Kendaraan Listrik, PLN Pastikan Beri Layanan Charging

Jumat 25-03-2022,19:44 WIB
Reporter : Khomsurijal Wahibudiyak
Editor : Khomsurijal Wahibudiyak

BALI, DISWAY.ID-- KTT G20 di Bali pada 30-31 Oktober mendatang bakal menggunakan sebanyak 656 unit kendaraan listrik.

Penggunaan kendaraan ramah lingkungan itu untuk menunjukkan adanya transisi dari energi fosil ke energi yang bersih atau energi baru terbarukan.

"Dari energi yang impor, menjadi domestik. Salah satunya, dengan penggunaan mobil listrik,” papar Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam keterangan pers usai peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging di Bali, Jumat, 25 Maret 2022.

Menurutnya, KTT G20 adalah suatu event yang sangat penting sekali. Mengingat Presiden Jokowi menjadi Ketua G20 dan menjadi host dalam acara internasional tersebut.

Oleh karenanya, kata Darmawan, PLN mendukung penuh gelaran G20 dengan membangun SPKLU. Baik itu yang ultra fast charging, maupun home charging.

“Ini adalah bukti komitmen PLN dalan mendukung G20. Khusus untuk G20 di Bali, ada 656 kendaraan listrik yang akan beroperasi selama perhelatan G20.

BACA JUGA:Barito Putera Vs Persita 2-0, Kekalahan Kedua Pendekar Cisadane

Untuk itu, kami tengah membangun 21 SPKLU ultra fast charging dengan tambahan 60 unit. Selain itu, juga ada tambahan 150 home charging,” beber Darmawan.

Dia memastikan, seluruh kendaraan listrik yang akan digunakan pada momen G20 akan selalu bisa dilayani dengan charging yang mumpuni, yang tersedia dengan baik.

Dalam transisi energi, PLN akan mengurangi emisi gas rumah kaca di tahun 2060.

Dalam konteks business as usual tanpa adanya intervensi, emisi GRK akan meningkat menjadi 920 juta ton per tahun. Namun, PLN bertekad akan menurunkan menjadi nol ton per tahun.

“Itulah bukti komitmen kepemimpinan Jokowi dalam menghadapi perubahan iklim. Kami akan melaksanakannya secara efektif, melalui operasional di lapangan,” tandas Darmawan.

Kategori :