"Kami turun ke lapangan setelah mendapat informasi ada party atau pesta yang dihadiri oleh peserta yang cukup banyak, hampir 200 orang di antaranya kawula muda," tutur Zulpan.
Dia menyebutkan pesta tersebut tidak mengantongi izin dari kepolisian. "Kegiatan itu tidak memiliki izin dari kepolisian sehingga kami membubarkan," kata Zulpan. (mcr18/mcr19/jpnn)