Pejabat kesehatan AS mengatakan infeksi adenovirus atau virus yang biasa menyerang anak-anak menjadi dugaan pertama yang memicu kasus hepatitis akut.
Dilansir dari reuters.coom, dari 422 kasus yang dilaporkan jenis kelamin yang menderita hepatitis akut setengahnya adalah laki-laki dan berusia bawah 6 tahun.
WHO mengatakan sebanyak 45 anak yang menderita hepatitis akut harus melakukan transplantasi hati, dan terdapat ada 18 meninggal dunia yang sebagian besar terjadi di wilayah Amerika.
Kasus hepatitis akut ini juga telah sampai ditanah air, di mana pada Mei 31 telah bertambah sebanyak 8 orang di wilayah Jakarta Barat.
Hal itu dikatakan Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan penyakit Sudin Kesehatan Jakbar Arum Ambarsari, Selasa, 31 Mei 2022.
BACA JUGA:Sistem SNMPTN 2023: Siswa IPS Boleh Pilih Jurusan IPA
"Kalau untuk per hari ini kita masih ada 8 kasus yang terduga," kata Arum Ambarsari kepada media.
Selain itu wilayah Banten juga dilaporkan sebanyak 3 kasus pada 24 Mei 2022.