Mahfud MD: Banyak Pengaduan Dijadikan Alat Memeras oleh Aparat Penegak Hukum, Jangan Takut Laporkan

Minggu 16-10-2022,07:19 WIB
Reporter : Syaiful Amri
Editor : Syaiful Amri

JAKARTA, DISWAY.ID - Banyak laporan yang bersumber dari pengaduan masyarakat ke aparat penegak hukum (APH) tapi sering dijadikan alat untuk memeras orang yang dilaporkan.

Bahkan terkadang si pelapor bermain dengan aparat untuk memeras dan berbagi hasil. Fakta ini sebenarnya bukan rahasia umum lagi. Parahnya laporan yang kerap di sampaikan ke Kepolisian tidak pula ditindaklanjuti.

"Ini bentuk kolusi antara oknum APH dan swasta serta (terkadang) LSM jadi-jadian," twit Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI Mahfud MD dalam akun twitter pribadinya, Minggu 16 Oktober 2022.

"Pimpinan responsif tentang ini. Makanya banyak oknum APH yang ditindak oleh pimpinannya baik dari Polri, kejaksaan bahkan di KPK. Maka itu silahkan jika masih ada yang mengalami pemerasan seperti itu laporkan, jangan takut. Asal jelas pelaku dan obyeknya. Harus ada keberanian untuk melapor dan menindak," sambung Mahfud MD.

 

BACA JUGA:Sindiran Mahfud MD saat Tragedi Kanjuruhan Berbuntut Saling Lempar Tanggung Jawab: Ini jadi Perhatian

Sontak ungkapan Mahfud MD ini mendapat tanggapan beragam dari nitizen. Ada pula yang bertanya bagaimana mengatasinya, sampai-sampai ada yang meminta dipertimbangkan kembali Surat Kelakuan Baik untuk Polisi.

Statement yang disampaikan Mahfud MD selaras dengan penegasan Presiden Joko Widodo yang mengaku dirinya mendapatkan pengaduan tentang banyaknya kasus yang disampaikan ke aparat penegak hukum namun dicueki. 

Jika ditindaklanjuti, langkahnya pun cenderung lambat alias slow respon. Aparat kerap tidak peka dengan kondisi masyarakat yang tengah kesusahan. Parannya lagi gaya hidup mewahnya ditunjukan, arogansi sebagai aparat ditampakan. Menekan dan bermain barang haram.

 

Teguran Presiden Jokowi


Presiden Jokowi memberikan pengarahan kepada 559 perwira Polri di Istana Negara, Jumat 14 Oktober 2022.-Setpres -Disway.id

Presiden Joko Widodo memberikan sindiran tajam kepada institusi Polri yang kerap bergaya hidup mewah, tak mencerminkan sebagai pelayan, pengayom apalagi pelindung masyarakat.

Presiden Jokowi ternyata sudah gerah dengan life style polisi yang makin lama semakin membuat jarak dan menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat. 

Peringatan yang disampaikan Presiden Jokowi ini merupakan tamparan keras bagi institusi polri yang cintranya makin buruk di masyarakat dengan banyaknya skandal yang muncul. Dari kasus judi online, jual narkoba sampai kasus-kasus yang mencuat di daerah.

Kategori :