Pemprov DKI Jakarta Targetkan Pembangunan JPO di Dekat Skywalk Kebayoran Lama Rampung November 2023

Selasa 07-02-2023,16:31 WIB
Reporter : Anisha Aprilia
Editor : Lebrina Uneputty

JAKARTA, DISWAY.ID-Dinas Bina Marga DKI Jakarta menargetkan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) dekat Skywalk Kebayoran Lama bakal selesai pada November 2023.

"Insyaallah sekarang tidak ada (pembebasan lahan), saya sudah petakan untuk konstruksi bawah maupun Ramp sudah clear di sana. Target November 2023 (selesai)," ucap Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho kepada wartawan, Selasa, 7 Februari 2023.

Hari mengaku pembangunan JPO itu sebetulnya telah direncanakan sudah lama bersamaan dengan proyek Skywalk Kebayoran. 

BACA JUGA:Warga Mengeluh Skywalk Kebayoran Lama Berbayar, Dinas Bina Marga DKI Jakarta Bakal Bangun JPO Gratis

Namun, karena desain dan pembebasan lahan agak sulit, akhirnya rencana ini dipecah. 

"Insyaallah sekarang tidak ada (pembebasan lahan), saya sudah petakan untuk konstruksi bawah maupun Ramp sudah clear di sana. Target November 2023 (selesai)," ucap Hari.

Hari memastikan JPO ini berdiri tidak akan tumpang tindih dengan Skywalk Kebayoran Lama. Nantinya, JPO tersebut dibangun di dekat Halte Pasar Kebayoran Lama yang menghubungkan Koridor Delapan dan berjarak sekitar 180 meter serta berada dekat kawasan permukiman padat.

Menurut Hari, konsep yang dimiliki oleh JPO ini sangat berbeda, dan warga yang mau menyebrangi nya pun gratis.

BACA JUGA:Skywalk Kebayoran Lama Diresmikan, Panjangnya Capai 450 Meter

“JPO ini rencananya memiliki panjang 20-30 meter dengan anggaran dana sekitar Rp10-25 miliar yang bersumber dari APBD 2023,” jelas dia. 

Sebelumnya, pembayaran Skywalk Kebayoran Lama Jakarta Selatan khusus bagi masyarakat yang menggunakan layanan transportasi umum menuai polemik di masyarakat. 

Diketahui, pengguna Skywalk harus membayar dengan cara tap in tap out sebesar Rp3.500.

Skywalk itu mengintegrasikan Stasiun Kebayoran Lama dan Halte Transjakarta Kebayoran Lama koridor 8 dan Velbak, Jakarta Selatan.

Bagi warga yang sebelumnya menggunakan transportasi Kereta Rel Listrik (KRL) lalu beralih ke Transjakarta atau sebaliknya melintasi skywalk diharuskan melakukan tap in tap out.

"Memang itu skywalk memudahkan penumpang ke 3 moda transportasi. Jadi harus pakai kartu (tap in tap out)," kata Hari menjelaskan. 

Kategori :