"Sebanyak 75 WNI dari Sudan telah kembali ke Tanah Air menggunakan pesawat TNI AU. Sebagian besar yang dievakuasi merupakan pelajar dan tiga di antaranya PMI (Pekerja Migran Indonesia)," kata Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo.
Total WNI yang berhasil dievakuasi mencapai 823 orang, yang terdiri dari 555 laki-laki dan 268 perempuan.
WNI yang telah dipulangkan ke Tanah Air akan menginap di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.
Hal ini dilakukan untuk menjalani penanganan lebih lanjut oleh kementerian/lembaga terkait, sebelum dipulangkan ke daerah asalnya.
BACA JUGA:Brutal! Terjadi Aksi Penembakan di Kantor MUI, Dua Pegawai Terluka
Konflik militer di Sudan antara Sudan Armed Forces atau Angkatan Bersenjata Sudan dengan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) terjadi pada 15 April.
Konflik tersebut membuat KBRI Khartoum menetapkan status Siaga II pada 16 April serta dengan meningkatnya eskalasi konflik tersebut, pada 20 April, KBRI Khartoum menetapkan status Siaga I.
Sehingga Kementerian Luar Negeri Indonesia mengambil tindakan dengan mengevakuasi Warga Negara Indonesia dari Sudan untuk kembali ke Tanah Air.