13 Oktober Hari Apa? Ada No Bra Day, Gerakan Waspada Kanker Payudara

Jumat 13-10-2023,14:47 WIB
Reporter : Amanda Fanny
Editor : Amanda Fanny

BACA JUGA:Bersiap Untuk Indonesia Goes Pink (IGP) 2023, Peduli Kanker Payudara dengan Pink Carnival

BACA JUGA: Penelitian Terbaru: Pasien Kanker Payudara Dini Dapat dengan Aman Melewati Radiasi

No Bra Day pertama kali dilakukan pada 9 Juli 2011. 

Pada bulan Juli di tahun yang sama, seorang wanita dengan nama samaran Anastasia Donuts menggagas Hari Tanpa Bra dan membuat situs web untuk mempromosikan acaranya.

Sejak tahun 2013, No Bra Day diperingati setiap tanggal 13 Oktober, bersamaan dengan peringatan Bulan Kesadaran Kanker Payudara.

Melalui momentum ini, para perempuan diharapkan untuk lebih peduli dan meningkatkan kewaspadaan tentang bahaya kanker payudara sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan.

Tujuan No Bra Day

Perayaan No Bra Day bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan pada penyakit kanker payudara.

Gerakan ini mendorong agar wanita sesekali menanggalkan bra untuk bisa lebih menyadari jika ada perubahan kondisi payudaranya.

Seperti diketahui, banyak wanita yang mengabaikan ciri-ciri kanker payudara lantaran mereka jarang memperhatikan area intimnya yang cenderung tertutup bra.

BACA JUGA:Ladies, 4 Makanan Ini Penting Buat Kesehatanmu Loh, Salah Satunya Payudara dan Rahim

BACA JUGA:Pakai Bra Berlapis Kawat Tingkatkan Risiko Kanker Payudara Wanita, Benarkah?

Selain itu, tujuan No Bra Day juga mendorong penderita kanker payudara untuk semangat berjuang demi kesembuhan penyakitnya.

Mengutip laman kemkes.go.id, kanker payudara menempati urutan pertama terkait jumlah kanker terbanyak di Indonesia serta menjadi salah satu penyumbang kematian pertama akibat kanker.

Data Globocan tahun 2020, jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16,6%) dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia. 

Sementara itu, untuk jumlah kematiannya mencapai lebih dari 22 ribu jiwa kasus.

Kategori :