Cocok Jadi Mobil Listrik Pertama, Ini Sederet Keunggulan Wuling Air EV

Kamis 09-11-2023,12:57 WIB
Reporter : M. Ichsan
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Teknologi bukan satu-satunya fitur yang ditawarkan Wuling Motors kepada konsumen Air ev. Untuk memberikan kenyamanan selama kepemilikan mobil listrik mungil tersebut, jenama otomotif bermarkas di Cikarang ini juga memberikan keuntungan berupa biaya yang terjangkau untuk perawatan ataupun pengisian baterai.

Secara spesifikasi, daya minimal yang diperlukan apabila ingin melakukan pengisian ulang baterai Wuling Air ev adalah 2.200 watt. 

BACA JUGA:Wuling Air ev Menjadi Official Car Partner Konferensi Tingkat Tinggi AIS Forum 2023

Dengan kapasitas tersebut, konsumen sudah bisa melakukan ‘recharging’ agar mobil bisa kembali berseluncur di jalanan Ibu Kota Jakarta.

"Saya pakai mobil ini untuk rutinitas pekerjaan saya sehari hari. Karena easy charging, saya biasanya ngecas dirumah atau di SPKLU. Hemat karena harganya lebih murah daripada isi bensin," ujar Deo salah satu anggota komunitas Wuling Air ev Indonesia dikutip dalam laman sosmed resmi komunitas WEVI.

BACA JUGA:Wuling Air ev Ambil Bagian di IEMS 2023, Kemudahan Kepemilikan dan Layanan After Sales Service

Terkait biaya yang diperlukan tersebut, berdasarkan data yang diberikan, biaya  yang dikeluarkan untuk mengisi ulang baterai dari nol sampai 100 persen tidak lebih dari Rp50 ribu. 

Hal ini berdasarkan harga listrik per 1 kWh sebesar 1.444,70 untuk listrik rumah tangga 2.200 watt, dan 1.669,53 untuk daya rumah tangga sebesar 3.500 watt.

Dengan kapasitas baterai sebesar 26,7 kWh, maka dari harga per satu kWh tadi dikalikan dengan besaran tersebut. Maka, 26,7 dikalikan 1.444,70 sehingga hasilnya hanya sekitar Rp38 ribuan. 


Mobil listrik Wuling AirEv melintas di salah pusat kota Jakarta.-Bay Ismoyo-AFP-

Sementara dengan daya minimal 3.500 watt, budget yang harus dikeluarkan adalah Rp44 ribuan.

Sementara itu, selain bisa melakukan pengisian baterai di rumah, mobil listrik Wuling Air ev juga bisa menggunakan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Namun, besaran biaya yang harus dikeluarkan untuk mengisi baterai melalui SPKLU, harga per kWh memiliki perbedaan. 

BACA JUGA:Wuling Air ev 'Retro Futuristic' Garapan Raffi Ahmad Jadi Supergiveaway OLX IMX 2023

Asumsinya, untuk varian Long Range, sekali mengisi baterai sampai penuh, kocek yang harus dikeluarkan adalah Rp65 ribuan, sedangkan pada varian Standard Range dan Lite, biayanya sekitar Rp42 ribuan.

Kategori :