Jumlah Pendaki Gunung Marapi yang Tewas Bertambah 9 Jiwa, Kini Menjadi 22 Orang

Rabu 06-12-2023,00:20 WIB
Reporter : Fandi Permana
Editor : Fandi Permana

AGAM, DISWAY.ID - Proses evakuasi pendaki meninggal dunia akibat erupsi Gunung Marapi kembali bertambah. 

 

Tin SAR Gabungan kembali mengevakuasi jenazah 9 pendaki dari puncak Marapi sehingga korban tewas menjadi 22 orang. 

 

BACA JUGA:Banyak Pendaki Belum Ditemukan, Cak Imin Minta Tim SAR dan BNPB Segera Evakuasi Korban Erupsi Gunung Marapi

 

BACA JUGA:Banyak Pendaki Belum Ditemukan, Cak Imin Minta Tim SAR dan BNPB Segera Evakuasi Korban Erupsi Gunung Marapi

 

Dalam proses evakuasi yang berjalan penuh risiko itu masih ada satu orang masih belum ditemukan.

 

"Update informasi erupsi Gunung Marapi, 9 dari 10 orang yang dilaporkan tadi siang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan saat ini dalam proses evakuasi. Satu orang dalam pencarian," ujar Kepala Kantor SAR Kota Padang, Sumbar, Abdul Malik, Selasa 5 Desember 2023 malam

 

Sebelumnya, 8 pendaki yang tewas telah berhasil dievakuasi turun oleh tim gabungan pada siang jari. Para korban langsung dibawa ke RSUD Achmad Mochtar Kota Bukittinggi. 

 

Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatra Barat, meletus pada Minggu 3 Desember 2023 sekir pukul 14.54 WIB.

 

BACA JUGA:Daftar Lengkap Pendaki Gunung Marapi yang Masih Dilakukan Pencarian Tim SAR, Didominasi Mahasiswa

 

BACA JUGA:Tim DVI Kembali Berhasil Mengidentifikasi 5 Jenazah Pendaki Gunung Marapi, Berikut Identitasnya

 

Meletusnya gunung api berketinggian 2.891 MDPL ini diawali dengan muntahan kolom abu berisi material vulkanik hingga 3.000 meter dari puncak kawah yang disertai suara gemuruh.

 

Akibat erupsi besar yang terakhir terjadi 12 tahun lalu itu, abu vulkanik menyebar di sejumlah wilayah yakni Nagari Lasi, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam. 

 

Kantor SAR Kota Padang mencatat ada 75 pendaki yang berada di Gunung Marapi saat erupsi terjadi. Baru 52 pendaki di antaranya ditemukan dalam keadaan selamat dan telah dievakuasi dari puncak. 

Kategori :