4. Gangguan Tiroid
Gangguan tiroid dapat menganggu keseimbangan hormon tiroid dalam tubuh sehingga mempengaruhi siklus menstruasi.
Selain itu, gangguan teroid juga dapat menyebabkan seseorang mudah kelelahan, perubahan berat badan drastis, hingga sensitif terhadap suhu dingin atau panas.
5. Penyakit Kronis
Terlambat menstruasi juga dapat dipicu oleh penyakit kronis seperti diabetes. Penderita diabetes dapat menyebabkan kadar gula menjadi tidak stabil hingga mempengaruhi perubahan hormon.
Selain diabetes, penderita Celiac juga menjadi salah satu faktor wanita telah mengalami menstruasi.
Kondisi tersebut disebabkan oleh peradangan dan memicu kerusakan jaringan pada usus kecil, akibatnya sistem pencernaan tidak mampu menyerap nutrisi hingga menyebabkan haid terlambat.
BACA JUGA:Rajin Olahraga di Gym Ternyata Dukung Kesehatan Mental, Tidur Lebih Nyenyak
BACA JUGA:Cek 8 Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Selalu Fit
6. Menopause Dini
Menopause dini terjadi ketika ovarium sudah berhenti bekerja meski wanita belum berusia 40 tahun.
Kondisi ini mengakibatkan berhentinya proses ovulasi yang ditandai dengan gejala menstruasi yang terlambat.
7. Penggunaan Kontrasepsi Hormonal seperti KB
Terakhir, penggunaan kontasepsi hormonal seperti pil KB, KB Implan, dan suntik KP mampu menghampat proses pelepasan sel telur dalam rahim.
Sehingga wanita yang tengah menggunakan alat kontasepsi tersebut dapat mengalami ketidakteraturan siklus haid.