Kendati demikian, ia juga mengakui bahwa tidak jarang pesantren yang mencoreng nama baik santrinya.
"Kami bersyukur menjadi anak anak ideologis, anak anak biologis dari Ahlussunnah Wal Jamaah insya Allah kami tidak pernah tersesat hidupnya di dunia maupun di akhirat. Kami bersyukur menjadi anak keturunan para pahlawan pendiri bangsa," jelasnya.
BACA JUGA:Cak Imin Minta Prabowo Revisi Perpres Honor DPRD
BACA JUGA:Cak Imin Pastikan Datang ke Pelantikan Prabowo-Gibran
Cak Imin juga berpesan kepada para santri agar terus berjuang dan berikhtiar. Ia berpesan kepada para santri agar tidak perlu pusing memikirkan masa depan, karena semua itu bisa dipelajari secara mendalam.
"Semua hal bisa dipelajari, jangan pernah minder dan jangan pernah khawatir di dunia ini," tutup Cak Imin.