Waduh, Stok Kondom di Seluma Kosong, Peserta KB Aktif Capai 25.598 Orang Terganggu

 Waduh, Stok Kondom di Seluma Kosong,  Peserta KB Aktif Capai 25.598 Orang Terganggu

Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Anak Serta Keluarga Berencana Seluma-dok Disway-

SELUMA, DISWAY.ID-- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Seluma, Bengkulu mencatat jumlah peserta program Keluarga Berencana (KB) aktif mencapai 25.598 orang dari total 32.991 Pasangan Usia Subur (PUS).

Kepala DP3APPKB Kabupaten Seluma, Sumiati, melalui Kabid Keluarga Berencana, Noti Iriani, menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat dalam program KB tergolong cukup tinggi.

BACA JUGA:Final Futsal Asia 2026 Indonesia vs Iran, Hector Souto: Kami Harus Bermain Cerdas

BACA JUGA:Asyik! DANA Kaget Lagi Bagi-Bagi Saldo Gratis Rp222.000 Langsung ke Dompet Digital, Begini Cara Klaimnya

“Dari data Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 32.991 orang di Kabupaten Seluma, yang masuk program KB aktif totalnya 25.598 orang,” ujar Noti Iriani, Selasa (3/2/2026).

Dirincikannya, metode kontrasepsi yang digunakan peserta KB aktif didominasi metode modern. 

Rinciannya meliputi suntik sebanyak 14.387 orang, pil 3.757 orang, kondom 1.202 orang, implan 4.770 orang, IUD 604 orang, vasektomi 16 orang, dan tubektomi 685 orang. 

Selain itu, metode alami laktasi tercatat digunakan oleh 7 orang, sedangkan metode kontrasepsi tradisional sebanyak 170 orang.

BACA JUGA:Link Live Streaming Persik Kediri vs Dewa United di BRI Super League 2025/2026 Hari ini, Kick Off Pukul 15.30 WIB

BACA JUGA:Lebih dari 2.000 Warga Binaan High Risk Dipindahkan ke Nusakambangan, Pekan Ini 241 Napi Dikirim

Terkait ketersediaan alat kontrasepsi (alkon), DP3APPKB memastikan sebagian besar jenis masih tersedia di fasilitas kesehatan. Dari total 20 jenis alkon yang dikelola, stok saat ini tersisa 24.511 alkon.

“Sebanyak 20 jenis alkon sudah didistribusikan ke 26 fasilitas kesehatan di Kabupaten Seluma sebanyak 7.980 unit sejak Oktober 2025. Saat ini stok masih cukup banyak, yakni 24.511 alat kontrasepsi,” jelasnya.

Namun demikian, pihaknya mengakui terdapat satu jenis alat kontrasepsi yang saat ini mengalami kekosongan stok.

“Untuk kondom, saat ini stoknya kosong. Kami sudah mengusulkan penambahan agar segera tersedia kembali,” tutup Noti.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads