
Sementara itu, menanggapi masih tingginya angka TPT lulusan SMK yang masih tinggi, Direktur Jendereal Vokasi Tatang Muttaqin menjelaskan bagaimana menekannya dengan peningkatan kualitas.
"Memang diakui penurunan tersebut masih ada sisa-sisa, masih ada banyak lulusan yang belum terserap. Nah ini memang bagian penting dari bagaimana kita meningkatkan kualitas dari seluruh SMK," kata Tatang pada kesempatan yang sama.
Ia menilai hal ini tidaklah mudah lantaran harus memperhatikan suatu permasalahan secara utuh.
Terlebih, "Kita punya 14 ribuan SMK, sedangkan intervensi-intervensi kita baru menjangkau sekitar 2.400. Nah bagaimana kita ke depan untuk memperluas jangkauannya, jadi bukan lagi 2.400, katakanlah bisa sampai 3.000-4.000 sehingga makin memperkuat kualitasnya," paparnya.
BACA JUGA:Debat Perdana, Faldo-Fadhlin Paparkan Cara untuk Kurangi Angka Pengangguran di Kota Tangerang
Pasalnya, lanjut Tatang, kualitas SMK di Indonesia masih sangat bervariasi.
"Apalagi kebanyakan SMK itu kan 65% swasta dan di swasta itu sebagian besar kualitasnya yang perlu ditingkatkan. Dan ini yang perlu kita dukung, perlu kita intervensi dengan berbagai program sehingga semuanya bisa mendekati, mungkin tidak sepenuhnya seperti SMA Pusat Keunggulan, tapi pelan-pelan bisa mendekati kualitas tersebut," pungkasnya.