Tips Aman Berkendara di Kondisi Basah, Jangan Salah Pilih Jas Hujan

Selasa 21-01-2025,18:28 WIB
Reporter : M. Ichsan
Editor : M. Ichsan

1. Gampang Nyangkut & Membahayakan Sesama Pengendara

Model jenis jas hujan sangat lebar dan terbuka, sehingga ujung jas hujan bagian bawah bisa bergerak kemana-mana saat terhembus angin kencang, fatalnya bisa menyangkut di bagian gir atau jari-jari.

Model jas hujan ini juga kadang menutup bagian penting motor seperti sein juga lampu belakang.

2. Mengurangi Keseimbangan

Model jas hujan ponco mudah terhempas angin, sehingga aerodinamis kurang. Kondisi makin diperparah saat harus berhadapan dengan hujan lebat,

Selain harus berjibaku melawan ari hujan yang menggangu konsentrasi juga jarak pandang, pengendara juga harus ekstra jaga keseimbangan motor supaya tidak jatuh.

BACA JUGA:Tingkatkan Keselamatan Berkendara, FIFGROUP dan MPM Honda Jatim Gelar Pelatihan Safety Riding

BACA JUGA:Tips Keselamatan Berkendara Saat Hujan Deras Dari dr. Ngabila Salama

3. Pakaian Tetap Basah

Tujuan utama mengenakan jas hujan adalah untuk menutup seluruh bagian badan agar tetap kering. Tapi, kondisi yang terlalu terbuka membuat air hujan akhirnya tetap bisa membasahi bagian badan.

Tentu saat kondisi badan menjadi basah, berkendara juga menjadi tidak nyaman.

Perlu diketahui oleh para pengendara, supaya tetap #Cari_aman gunakanlah jas hujan bertipe setelan.

Jenis ini sangat direkomendasikan untuk berkendara karena dirasa lebih nyaman dan menutupi bagian badan. Ada beberapa alasan kenapa jas hujan setelah lebih aman, sebagai berikut:

1. Terdiri Dari Atasan dan Bawahan

Jas Hujan setelan sesuai dengan namanya terdiri dari atasan dan bawahan. Jenis ini menutup seluruh bagian tubuh pengendara sepeda motor sehingga lebih aman dan nyaman karena bodi fit atau mengikuti bentuk tubuh.

2. Dilengkapi Fitur Keselamatan

Kategori :