"Bahkan kasus korupsi Pertamina seperti ini bahkan dianggap bisa menghambat program transisi energi terbarukan di Indonesia karena sumber daya perusahaan tersita untuk penanganan kasus dan menutup kerugian, alih-alih diinvestasikan ke proyek baru," pungkas Achmad.
BACA JUGA:Makin Berkembang Pesat, Kemenperin Optimis Industri Otomotif Bisa Bangkit Kembali
BACA JUGA:Pastikan Angkutan Lebaran 2025 Aman, KAI Lakukan Rampcheck Sarana dan Fasilitas di Daop 8 Surabaya
Namun, Achmad menambahkan, bila pemerintah dan Pertamina berhasil melakukan pembenahan menyeluruh, kepercayaan mitra global bisa pulih.
"Mitra strategis mungkin justru menuntut penerapan compliance dan transparansi lebih ketat sebagai syarat kelanjutan investasi," ucapnya.