"Jadi mereka relawan, bukan pendidik tetap," pungkasnya.
Sebelumnya, ramai di media sosial terkait peran TNI, salah satunya yang turut mengajar di sekolah daerah terpencil, dalam hal ini salah satu yang dipertanyakan adalah kompetensi mengajarnya.
"Lulusan pendidikan itu banyak. Buka jalan mereka bisa mengajar di sana dengan gaji yang layak, fasilitas yang memadai. Bukan malah tunjuk TNI buat mengajar. Ilmunya dari mana?" komentar pemilik akun X @bag***, dikutip 25 Maret 2025.
"Tenaga pendidik yang diisi sama orang-orang kompeten saja masih menghasilkan banyak anomali, ini mau diisi sama orang yang biasa angkat senjata, ya, runtuh pendidikan di Indonesia, gimana, sih?" cetus @sha***.