Sosok Melaty Pelatih di DBL Camp, Abdikan Diri untuk Olahraga

Jumat 02-05-2025,18:39 WIB
Reporter : Agustinus Fransisco
Editor : Gunawan Sutanto

Sebagai guru PJOK, Melaty sering menghadapi stigma bahwa mata pelajaran ini kurang penting dibandingkan dengan pelajaran akademik lainnya.

Namun, ia bertekad untuk mengubah pandangan tersebut. "Olahraga adalah bagian dari hidup. Aktivitas seperti berjalan, berlari, atau melompat adalah dasar," papar Melaty.

"PJOK itu penting dan harus ada di semua jenjang pendidikan," imbuhnya.

Bagi Melaty, menjadi guru bukan hanya sekadar menyampaikan teori, tetapi juga membangun hubungan dekat dengan siswa.

Ia percaya bahwa pendidikan harus holistik, mengembangkan fisik, mental, dan karakter secara bersamaan. Oleh karena itu, ia selalu mendorong siswanya untuk aktif berolahraga, baik di sekolah maupun di luar jam pelajaran.

BACA JUGA:Rekor Beep Test DBL Camp Terpecahkan, Kartika Hatta Sukses Lampaui 100 Lap!

BACA JUGA:Persaingan Kopi Good Day DBL Camp 2024 Makin Merata, Top 50 Diisi Campers dari 18 Provinsi

Dedikasi Melaty di Dunia Olahraga


Melaty terpilih menjadi pelatih di Kopi Good Day DBL Camp 2025-DBL Indonesia-

Dedikasi Melaty terhadap pendidikan tak hanya terlihat di lapangan basket atau di ruang kelas.

Ia juga aktif mengikuti berbagai pelatihan profesional, seperti PKG (Pengembangan Keprofesian Guru) dan PPG (Pendidikan Profesi Guru), serta melanjutkan studi ke jenjang S2.

"Nama saya hanya satu kata. Karena tidak bisa ditambah, saya ingin memperpanjangnya lewat gelar," ujarnya sambil tersenyum.

Bagi Melaty, pendidikan adalah proses tanpa akhir. Ia selalu haus akan ilmu baru dan berkomitmen untuk terus berkembang demi memberikan yang terbaik bagi siswa-siswanya.

Sosok Coach Melaty mencerminkan semangat Hari Pendidikan Nasional: menjadi pendidik bukan hanya soal menjalankan profesi, tetapi juga tentang menginspirasi dan membentuk masa depan bangsa.

BACA JUGA:Kopi Good Day DBL Camp 2025 Digelar di Jakarta, Dilatih Legenda Basket Australia!

BACA JUGA:Ajak Mas Pram Main Basket di DBL Festival, Aza Penuhi Janji Gowes Surabaya-Jakarta

Ia membuktikan bahwa semangat belajar dan mengajar bisa terus menyala, bahkan di jalur yang tak biasa, dari lapangan basket hingga ruang kelas.

Kategori :